Puncak Arus Mudik via Jalan Tol Diprediksi 18 Maret, Polda Jateng Siapkan One Way Lokal

Ahmad Antoni
Polda Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026. (foto: iNewsSemarang.id)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Polda Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026. 

Puncak arus mudik diperkirakan mulai 18 Maret 2026, kepadatan lalu lintas diperkirakan akan dimulai dari KM 70 ruas Jalan Tol Jakarta Cikampek, sampai dengan KM 421 ruas Jalan Tol Semarang menuju Solo. 

 "Kami mengantisipasi dengan melaksanakan one way lokal apabila terjadi kemacetan di wilayah Kota Semarang, untuk ditarik sampai dengan ke arah Bawen," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol M Pratama Adhyasastra saat  menyampaikan paparan mengenai Pos Terpadu Pelayanan Perayaan Idul Tahun 2026 di Gerbang Tol Kalikangkung, Senin (16/3)

Pihaknya melakukan berbagai skenario untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di gerbang tol Kalikangkung Semarang. Apabila situasi normal seperti dengan jumlah traffic di bawah 2.000 per jam, maka akan tetap difungsikan normal dengan petugas tetap berjaga di dalam. 

Namun apabila terjadi kendaraan padat, dimana jumlahnya mencapai 3.000 per jam, pihaknya akan mempersiapkan 7 gardu satelit dan petugas pelaksanaan patroli, untuk  mengantisipasi terjadinya lonjakan yang semakin tinggi.

Jika terjadi emergency, di mana jumlah traffic di atas 3.000 per jam selama 3 jam berturut-turut, kecepatan sudah di bawah 20 km/jam. Pada kondisi tersebut, pihaknya mempersiapkan perlakuan one way lokal. Adapun pelaksanaan petugas akan menunggu instruksi dari Dirlantas. Pelaksanaan kegiatan one way lokal ditujukan untuk mendobrak dari KM 422 ke KM 442 Bawen.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Nasrullah memproyeksikan puncak untuk arus mudik akan terjadi di tanggal 18 Maret 2026. Sedangkan puncak untuk arus balik akan terjadi di tanggal 24 Maret 2026.

"Jika melihat data mulai dari H-10 sampai dengan tanggal 15 Maret atau H-6, sudah mulai terjadi peningkatan lalu lintas yang mengarah ke arah Semarang dan bertransaksi di gerbang tol Kalikangkung. Kita lihat secara akumulasi sudah 45,58% di atas normal," sebutnya. 

Diperkirakan angka tersebut akan naik terus, sampai nanti menemui puncaknya di tanggal 18 Maret 2026. "Pada saat puncak arus mudik, kami perkirakan lalin harian yang bertransaksi di gerbang tol Kali Kangkung mengarah ke Semarang itu akan sejumlah 68.900 kendaraan," katanya. 

Sedangkan dari pantauan gardu entrance Gerbang Tol Kalikangkung, diproyeksikan di tanggal 24 Maret 2026, mencapai puncak arus balik di angka 73.900 kendaraan. 

Kapolri Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi terhadap kesiapan menghadapi arus mudik yang dilaksanakan oleh Pos Terpadu Kalikangkung. Menurutnya, langkah yang telah dilakukan melalui sinergitas antara pemerintah provinsi Jawa Tengah, dan Polda Jateng serta Jasa Marga sudah dipersiapkan dengan baik. 

"Tadi saya lihat bahwa dari sisi persiapan pelayanan baik mulai dari bagaimana mengatur rekayasa arus lalu lintas. Mulai dari pengaturan One Way Lokal dan juga One Way Nasional, termasuk terobosan baru dengan nama Sipolan. Ini menjadi pelengkap respon cepat 110 yang sudah ada," katanya. 

Dia berharap, Jawa Tengah bisa memberikan pelayanan terbaik dan sampai saat ini bisa terus terjaga. 


 

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network