SEMARANG, iNewsSemarang.id – PSIS Semarang sukses mengamankan tiga poin usai menang 2-1 atas PSPS Pekanbaru dalam laga pembuka kompetisi Championship 2026/2027 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (11/9) malam.
Raihan tiga poin ini mengantarkan PSIS berada di puncak klasemen sementara Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027, karena tim-tim lain baru akan bermain pada hari ini, Sabtu (12/9).
Jalannya Pertandingan
Pada babak pertama, permainan PSIS vs PSPS berlangsung dalam tempo sedang. Kedua tim tampak bermain hati-hati.
Anak-anak Mahesa Jenar yang bermain di hadapan sekitar 15.000 pendukungnya, berinisiatif melancarkan serangan demi serangan. Alhasil, PSIS berhasil mencuri gol pada menit ke-26 melalui Akbar Arjunsyah.
Tertinggal 0-1, pemain PSPS berupaya mengejar defisit gol. Mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang tercipta pada masa tambahan waktu babak pertama melalui Antonio Gamaroni. Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak pertama.
Pada babak kedua, PSIS kembali melancarkan gempuran dari berbagai lini. Sejumlah peluang pun tercipta selama separuh babak kedua, namun belum mampu membuahkan gol.
Sementara, tim tamu PSPS tak henti memberikan perlawanan sengit. Namun keasyikan menekan pertahanan tuan rumah, gawang mereka kebobolan pada menit ke-72 oleh Laurensius Sabda. Skor 2-1 untuk kemenangan PSIS Semarang bertahan hingga babak kedua berakhir.
Widodo C Putro: Tidak Ada Tim yang Super
Pelatih PSIS Semarang Widodo C. Putro mengakui bahwa laga perdana itu merupakan pertandingan pembuka semangat bagi kedua tim. "Sepak bola sekarang tidak ada tim yang super, PSPS juga menampilkan permainan yang bagus," ungkapnya.
Hasil laga perdana Championships musim ini, kata dia, tetap menjadi bahan evaluasi mengingat kompetisi masih panjang. "Kami perbaiki apa yang perlu diperbaiki karena kompetisi masih panjang. Itu baru (pertandingan) awal saja," ujarnya.
Sementara, pelatih PSPS Akhyar Ilyas menilai jika pertandingan perdana itu tidak mudah bagi kedua tim. "Pertandingan menarik, kedua tim saling serang," ujarnya.
Menurutnya, PSIS mampu mencuri gol pada babak pertama, akibat kesalahan kecil pemain. Pada babak kedua, ungkap dia, kesalahan-kesalahan kecil masih dilakukan anak asuhnya sehingga PSIS kembali bisa mencuri gol.
“Hasil pertandingan ini akan menjadi evaluasi bagi timnya untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” imbuhnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
