SOLO, iNewsSemarang.id – Kendal Tornado FC akan melakoni laga tandang melawan Persis Solo pada pekan keempat Grup Timur Pegadaian Championship 2026/27. Duel kedua tim digelar di Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/10/2026), pukul 19.00 WIB.
Stadion Manahan bakal menjadi panggung ujian mental bagi anak-anak Laskar Badai Pantura. Tekanan dari tribun menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi tim besutan Stefan Keeltjes.
Namun, Stefan memastikan anak asuhnya tidak datang dengan mental ciut. Pelatih asal Surabaya itu justru menjadikan pengalaman para pemain dalam menghadapi pertandingan dengan atmosfer tinggi sebagai modal untuk meredam tekanan di Manahan.
“Persis Solo punya basis suporter yang besar. Mereka bermain di Manahan, pasti itu menjadi suatu keuntungan buat mereka,” kata Stefan dalam konferensi pers, Jumat (2/10/2026).
Meski mengakui keuntungan yang dimiliki tuan rumah, Stefan tidak ingin tekanan suporter mengganggu konsentrasi timnya. Menurut dia, para pemain Kendal Tornado sudah cukup sering menghadapi situasi serupa dalam pertandingan tandang.
Pengalaman melawan tim-tim dengan dukungan suporter besar, termasuk ketika bermain di Papua, Barito, dan Balikpapan, dinilai menjadi bekal penting sebelum menghadapi Persis di Manahan.
“Kami juga punya mental yang sudah biasa dalam situasi seperti itu. Pernah main di Papua, main di Barito, main di Balikpapan dengan situasi yang sama, pressure-nya tinggi juga,” jelas Stefan.
Karena itu, Stefan meminta pemainnya tidak larut dalam atmosfer di luar lapangan. Fokus utama tetap pada permainan dan menjalankan instruksi yang telah disiapkan untuk menghadapi Persis. “Jadi anak-anak saya pikir nggak terlalu masalah dengan pressure itu,” tegasnya.
Keyakinan serupa disampaikan pemain Kendal Tornado, Ibnu Hajar. Ia menyebut skuad Laskar Badai Pantura telah memiliki pengalaman menghadapi pertandingan dengan dukungan suporter dalam jumlah besar.
Ibnu bahkan menjadikan pengalaman ketika menghadapi Persipura sebagai salah satu pelajaran penting bagi tim. Menurutnya, pengalaman tersebut membuat pemain lebih siap menghadapi tekanan yang kemungkinan muncul sepanjang pertandingan di Manahan.
“Kalau dari pemain kami sudah, coach bilang tadi, kami sudah sering menghadapi situasi suporter yang basisnya luar biasa seperti di Persipura. Kita pemain sudah Insya Allah siap menghadapi tekanan atau pressure dari suporter,” kata Ibnu.
Persis Bidik Poin Penuh di Kandang
Sementara, tuan rumah Persis Solo membidik poin penuh saat menjamu Kendal Tornado FC. Pelatih Kepala PERSIS, Ricky Nelson mengatakan, tim telah melakukan persiapan dengan baik di dalam sesi latihan. Termasuk mencoba beberapa opsi serangan mengingat Theo Leeming tidak bisa bergabung karena membela Timnas Indonesia.
“Pertandingan besok (hari ini) malam adalah laga keempat kami. Kita mempersiapkan diri dengan baik walaupun memang kita kehilangan Theo Leeming yang harus bergabung bersama Timnas,” ungkap Ricky dikutip dari laman resmi Persis.
“Tapi itu tidak menjadi masalah karena semua pemain mempersiapkan diri dengan baik untuk laga besok (hari ini). Mudah-mudahan perencanaan berjalan baik dan meraih tiga poin,” imbuhnya.
Ricky mengatakan laga besok (hari ini) akan menjadi pertandingan yang cukup sengit. Menurutnya, Kendal Tornado FC memiliki organisasi permainan yang cukup kuat.
“Kendal tim, organisasinya cukup baik dan bagus. Itu yang menjadi perhatian kami juga. Ini menjadi catatan kita untuk membongkar pertahanan Kendal besok malam,” terangnya.
Sementara itu, mewakili pemain Persis, Kadek Raditya menerangkan, evaluasi terus dilakukan setelah pertandingan sebelumnya untuk laga besok. Ia mengaku tim pelatih telah memberikan sejumlah catatan selama sesi latihan sebagai persiapan menghadapi Kendal Tornado FC.
“Saya kemarin mencetak gol, tapi di pertandingan kemarin saya juga evaluasi. Selama latihan kami juga mendapat evaluasi dari pelatih untuk menghadapi Kendal dan kami fokus ke tim kami sendiri,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
