SEMARANG, iNewsSemarang.id – PSIS Semarang akan menjamu Persiraja Banda Aceh pada laga pekan kelima Pegadaian Championship 2026/27. Duel PSIS vs Persiraja berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (9/10/2026), pukul 19.00 WIB.
Laga kontra Laskar Rencong-julukan Persiraja, menjadi momentum Laskar Mahes Jenar-julukan PSIS Semarang, untuk melanjutkan tren positif. Komang Tri dkk hingga pekan keempat bertengger di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi 9 poin dari hasil 3 kemenangan dan sekali seri.
Pelatih PSIS Widodo C Putro memastikan para pemainnya dalam kondisi siap menghadapi Persiraja. Namun, dia meminta anak asuhnya agar tidak meremehkan lawan.
Menurutnya, Persiraja memang belum meraih kemenangan dari empat pertandingan yang telah dijalani. Namun demikian, Laskar Rencong tetap harus diwaspadai.
"Anak-anak sudah siap 100 persen bahkan lebih. Tapi saya wanti-wanti mereka supaya tidak berpuas diri tetap harus waspada," kata Widodo dalam konferensi pers di Stadion Jatidiri, Kamis (8/10).
Mantan striker Timnas Indonesia itu menegaskan PSIS tetap menaruh respek kepada Persiraja. Dia tidak ingin catatan buruk lawan pada empat pertandingan awal membuat para pemainnya kehilangan fokus.
"Tidak ada kata meremehkan lawan, ya, meskipun mungkin dari empat match ini Persiraja belum pernah menang pertandingan, tapi kita tetap respect sama mereka. Karena mereka juga masih bisa menciptakan gol. Jadi, itu yang perlu kita waspadai," ujarnya.
Sementara itu, Persiraja mengusung 20 pemain untuk menghadapi PSIS Semarang. Di antaranya kapten tim Jayus Hariono dan tiga pemain asing yakni Martin Chaves Garcia, Daniel Alemao, dan Traore.
Pelatih Persiraja yang merupakan mantan pemain dan tim pelatih PSIS menyambut antusias pertemuan timnya dengan Laskar Mahesa Jenar di Stadion Jatidiri. Dia mengaku laga kontra PSIS menjadi pengalaman pertamanya di luar lapangan.
"Saya selalu excited kembali ke Jatidiri, bermain di sana. Ini memang momen pertama kali saya menghadapi PSIS dari luar lapangan sebagai pelatih," ungkap Ridwan
Meski punya kenangan tersendiri, Tong Eng-panggilan akrab Ridwan, memastikan dia tetap fokus pada pertandingan. Persiraja datang ke Semarang bertekad mengakhiri tren negatif sekaligus membawa pulang poin.
"Untuk laga lawan PSIS Bukan untuk hal buruk, tetapi bagaimana untuk mendapatkan poin, memutus tren negatif. Saya rasa anak-anak punya kapasitas untuk mendapatkannya," ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
