JAKARTA, iNewsSemarang.id – Elpiji atau gas melon yang selama ini digunakan untuk rumah tangga bakal dihapus, karena pemerintah berencana menghentikan impor elpiji. Sebagai gantinya, akan dibangun jaringan gas yang langsung menyasar ke rumah-rumah.
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Dony Oskaria menjelaskan, langkah tersebut dimulai dengan mengubah model bisnis PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang difokuskan untuk bisnis di midstream dan downstream.
Menurutnya, PGN nantinya akan membangun jaringan gas ke rumah tangga. Mirip seperti model air PAM, rumah tangga nantinya diarahkan untuk menggunakan gas dari pipa transmisi yang digarap PGN.
"Kita akan mengubah juga model bisnis daripada PGN, itu akan fokus di midstream dan downstream. Nanti gas akan salurkan ke rumah-rumah, tidak ada lagi gas-gas melon," jelasnya dalam acara Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Dony menjelaskan, kebijakan tersebut dilakukan pemerintah untuk menghilangkan impor elpiji yang selama ini masih menyimpan porsi cukup besar terhadap belanja negara. Sebab setiap tahunnya, sekitar 80-85 persen pemenuhan kebutuhan elpiji 3 kg masih didatangkan dari impor.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
