get app
inews
Aa Text
Read Next : 10 Fakta Polisi Paksa Pencari Bekicot di Grobogan Mengaku Mencuri, Nomor 5 Tidak Manusiawi

Diduga Korban Penganiayaan, Polisi Bongkar Makam Siswi SD di Grobogan

Senin, 17 Januari 2022 | 17:34 WIB
header img
Polisi menjaga lokasi pembongkaran makam siswi SD yang meninggal diduga akibat dianiaya teman-temannya di Grobogan. Foto: istimewa

GROBOGAN, iNews.idPolres Grobogan melakukan pembongkaran makam SM, siswi kelas 6 SD Negeri 5 Karangrejo, yang diduga menjadi korban penganiayaan, Senin (17/1/2022). Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi melalui Kasat Reskrim AKP Andryansyah Rithas Hasibuan mengatakan, pembongkaran makam SM dilakukan untuk mendalami adanya dugaan korban meninggal akibat penganiayaan.

“Untuk membuktikan hal tersebut, tengah dilakukan penyelidikan. yakni tahap memeriksa saksi-saksi, termasuk autopsi jenazah korban yang dilaksanakan pada hari ini,” terang Kasat Reskrim AKP Andryansyah Rithas Hasibuan.

Dikatakan, pihaknya melakukan pembongkaran makam korban dengan dibantu oleh tim dari Bid Dokkes Polda Jateng yang dipimpin langsung oleh Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol Dr.dr.Sumy Hastry Purwanti,Sp.F.,D.F.M.

“Untuk melakukan otopsi, di mana kegiatan otopsi tersebut telah mendapat persetujuan oleh keluarga dari korban,” terangnya.

Sebagai informasi, autopsi adalah pemeriksaan terhadap tubuh korban yang sudah meninggal untuk mencari penyebab meninggalnya korban. Pemeriksaan dengan proses autopsi meliputi pemeriksaan fisik luar dan juga bagian organ dalam.

Sebagai gambaran penanganan proses autopsi, Sumy Hastry Purwanti menceritakan, belum lama ini pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap seorang anak yang telah dimakamkan selama 24 hari. Sejauh ini pihaknya telah mengambil sampel-sampel jaringan tubuhnya untuk diketahui penyebab kematian.

“Untuk penyebab kematian masih akan ada tahap pemeriksaan lebih lanjut, dan ada 9 sampel yang diambi sampelnya,” kata Hastry.

Kabid Dokkes mengimbau kepada masyarakat, apabila menemukan tindak pidana yang berhubungan dengan tubuh manusia segera laporkan kepada pihak kepolisian dan segera minta pemeriksaan baik luar dan dalam.

“Semakin cepat diperiksa semakin bagus dan lengkap sehingga penyebab cepat terungkap,” ujarnya.

Diberitakan, kematian siswi kelas VI SDN 5 Karangrejo di Kecamatan/Kabupaten Grobogan seusai pulang dari merayakan ulang tahun temannya memunculkan kecurigaan. Diduga kematian korban akibat penganiayaan. Orang tua korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Grobogan.

Menurut pihak keluarga, saat dilakukan pemeriksaan pihak rumah sakit terdapat luka lebam di tubuh bocah perempuan berusia 12 tahun tersebut. Hal inilah yang kemudian memunculkan dugaan penganiayaan.

Editor : Sulhanudin Attar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut