Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar 5 Gunung Aktif Berstatus Siaga di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Balai Taman Nasional Gunung Merapi Amankan 20 Pendaki Ilegal

Selasa, 15 April 2025 | 05:28 WIB
  • author Vitriana D
Balai Taman Nasional Gunung Merapi Amankan 20 Pendaki Ilegal
Ilustrasi pendaki gunung (Foto: Ist)

BOYOLALI, iNewsSemarang.id - Sebanyak 20 pendaki ilegal berhasil diamankan oleh Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) serta jajaran Polsek Selo Boyolali. Pendaki tak berizin resmi itu diamankan petugas beberapa saat setelah turun dari Gunung Merapi melalui jalur pendakian Selo. 

Kepala BTNGM, Muhammad Wahyudi mengatakan, penangkapan berawal dari temuan kendaraan para pendaki di Pos Pendakian Gunung Merapi via Selo. 

"Kami mendapat informasi, ada dugaan pendaki ilegal naik ke atas," katanya, Senin (14/4/2025). 

Menurutnya, setelah mendapati kendaraan para pendaki, petugas kemudian menunggu pemilik di bawah. Para pendaki ilegal tersebut diantaranya merupakan pelajar, mahasiswa dan pekerja swasta. Setelah diamankan, para pendaki tersebut kemudian akan diproses oleh BTNGM. 

"Mereka turun, kaget mereka, ternyata sudah ditunggu oleh petugas di bawah. Nah, kami amankan mereka, bukan ditangkap, sebanyak 20 orang," terangnya. 

Ia menegaskan, para pendaki ilegal tersebut naik ke Gunung Merapi pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Mereka disebut mencari waktu saat orang tertidur lelap.

Diketahui, pendaki diantaranya berasal dari Sragen, Klaten, Solo dan Jogja. Ia mengaku heran masih ada pendaki padahal sudah ada rambu dan peringatan larangan untuk mendaki Gunung Merapi.

"Saya belum melihat hasil pemeriksaan, itu nanti menentukan sanksinya apa. Ada karena kesengajaan, ada karena kelalaian. Mungkin dia tidak tahu, tapi ada yang sudah tahu tapi tetap melanggar. Sanksinya macam-macam," tandasnya. 

(Arni Sulistiyowati) 

 

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut