Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gabungan Pengusaha Jateng Tingkatkan Peluang Ekspor ke Timur Tengah, Bidik Produk Halal
Advertisement . Scroll to see content

Balaskan Dendam Para Syuhada, Panglima Garda Revolusi Iran Ancam Binasakan Israel 

Rabu, 23 Maret 2022 | 21:10 WIB
  • author Anton Suhartono
Balaskan Dendam Para Syuhada, Panglima Garda Revolusi Iran Ancam Binasakan Israel 
Panglima Garda Revolusi Iran Hossein Salami. (Reuters)

 

DUBAI, iNewsSemarang.id - Peringatan keras berupa ancaman serius disampaikan Panglima Garda Revolusi Hossein Salami, kepada Israel yang kerap melancarkan serangan ke Suriah dengan mengincar basis militer Iran yang bertugas di negara itu.

Salami menegaskan, Israel akan menerima balasan dengan cepat jika pasukan elitenya yang bertugas di Timur Tengah dibunuh. 

"Waspadalah, kami tidak hanya akan ambil bagian dalam pemakaman para syuhada, tapi juga membalaskan dendam mereka. Ini adalah pesan yang jelas dan serius. Jika kejahatan ini diulangi, Anda akan menerima serangan kami dan merasakan penderitaan yang pahit dari rudal kami," kata Panglima Garda Revolusi Hossein Salami, dikutip dari Tasnim.

Garda Revolusi Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan belasan rudal di Erbil, Irak, pada 13 Maret. Bangunan yang menjadi target serangan diyakini sebagai pusat strategis Israel. 

Serangan itu merupakan pembalasan atas pembunuhan dua perwira Garda Revolusi Iran di Suriah dalam serangan udara pada 7 Maret.

"Dalam beberapa pekan terakhir Anda telah melihat bagaimana Zionis selalu salah perhitungan dan menjadi sasaran rudal Garda Revolusi. Kami memperingatkan bahwa mereka harus menghentikan kejahatan atau kami akan mengubur mereka hidup-hidup," kata Salami.

Lembaga Pemantau HAM untuk Suriah melaporkan, serangan pada 7 Maret itu merupakan yang ketujuh dilakukan Israel ke Suriah sepanjang 2022. Serangan menargetkan gudang senjata dan amunisi di dekat bandara Damaskus.

Editor: Agus Riyadi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut