Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tembus Jakarta, Warga Diimbau Pakai Masker
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Imbau Warga Jateng Waspadai Puncak Penghujan November-Desember 2025

Senin, 03 November 2025 | 18:38 WIB
  • author Ahmad Antoni
BMKG Imbau Warga Jateng Waspadai Puncak Penghujan November-Desember 2025
Puncak hujan diprediksi terjadi pada November-Desember 2025 ini. Foto: Istimewa

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Pesawat rekayasa cuaca yang terbang di atas langit Jawa Tengah mampu mengurangi curah hujan hingga 70 persen. 

Meski demikian, masyarakat Jawa Tengah diimbau untuk waspada karena puncak hujan diprediksi terjadi pada November-Desember 2025 ini.

Sebanyak 48 sortie penerbangan telah dilakukan hingga hari ini untuk rekayasa cuaca. Setiap kali terbang, membawa 1ton NaCl atau total 48 ton yang telah disemai di langit Jawa Tengah, khususnya wilayah Pantura.

"Kalau hitungan persentase (mengurangi) 70 persen. Daerah mana saja yang perlu diintervensi? Wilayah yang masih ada genangan atau hulu sungai yang mengarah ke pantura," kata Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, Agus Riyanto, Senin, 3 November 2025.

Menurutnya, rekayasa cuaca itu dilakukan karena curah hujan dalam beberapa pekan terakhir melebihi normal. Jika tidak ada intervensi itu maka upaya penanganan banjir di wilayah Semarang, Demak, dan sekitarnya semakin berat.

Rekayasa cuaca sebenarnya tidak perlu dilakukan jika semua infrastruktur penanggulangan banjir berjalan baik. Curah hujan yang tinggi bisa mengalir lancar dan tertampung di drainase. 

Kemudian pompanisasi yang mengalirkan air ke laut juga lancar. Di sisi lain, tampungan air di Kolam retensi juga optimal.

"Awan yang berpotensi membawa hujan ke daratan, maka diantisipasi. Usahakan tidak masuk ke daratan. Hujan diarahkan ke perairan atau laut," jelasnya.

Namun, keberhasilan rekayasa cuaca ini tidak boleh dianggap sebagai satu-satunya faktor penanganan bencana banjir. 

Supervisi Operasional Modifikasi Cuaca Posko Jawa Tengah BMKG Pusat, Fikri Nur Muhammad, menghimbau warga tetap waspada. Ia meminta warga mengantisipasi jika terjadi curah hujan tinggi.

"Ini peralihan musim kemarau ke musim penghujan jadi harus waspada. Dan puncak hujan di November Desember, akan terjadi hujan yang signifikan," ujarnya.
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut