get app
inews
Aa Text
Read Next : Kota Semarang Raih Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Bidang Pendidikan dari Kemendagri

Kisah Nenek Wakijem Hilang di Hutan Kalialang, 3 Hari Tak Makan Ditemukan Selamat tapi Lemas

Selasa, 06 Januari 2026 | 05:39 WIB
header img
Tim SAR gabungan mengevakuasi nenek Wakijem yang hilang di Hutan Kalialang Gunungpati Semarang. Foto: Dok Basarnas

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Seorang nenek berusia 84 tahun, warga Kalialang Baru RT.11/07 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarga, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Korban diduga hilang di sekitar hutan Kalialang yang berada tak jauh dari rumahnya. Sang nenek diketahui meninggalkan rumah tanpa pamit pada Sabtu (3/1/2026) menjelang pagi sekira pukul 05.00 WIB.

Kejadian tersebut kemudian pada Minggu (4/1/2026) pukul 14.50 WIB baru dilaporkan ke Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang (Basarnas Semarang) untuk dilakukan pencarian. 

“Menjelang sore kami menerima laporan adanya seorang nenek yang hilang di Desa Sukorejo dan langsung kami berangkatkan satu tim untuk melakukan operasi SAR” ungkap Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang, Senin (5/1).

Menurut Budiono, sang nenek sebenarnya sudah terbiasa keluar rumah tanpa pamit namun hanya dua hari, esok paginya sudah kembali ke rumah, namun kali ini hingga menjelang sore sang nenek belum juga tampak di rumah.

“Sudah 5 kali dan ini kali ke 6 nenek Wakijem hilang. Biasanya Cuma satu malam dan sudah kembali ke rumah, namun hingga menjelang sore nenek Wakijem belum juga pulang. Sehingga keluarga berinisiatif mencari sang nenek namun tidak membuahkan hasil sehingga keluarga membuat laporan kehilangan ke Kepolisian dan juga meminta bantuan Basarnas dan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian,” jelasnya.

Pencarian pun dilakukan Basarnas dan tim SAR gabungan pada Minggu sore, namun hingga matahari terbenam, keberadaannya belum juga diketahui. Medan hutan Kalialang yang cukup terjal, tidak adanya saksi yang melihat kali terakhir sang nenek dan juga cuaca yang tidak menentu menjadi hambatan tersendiri.

Di hari kedua usaha pencarian tim SAR, akhirnya keberadaan sang nenek yang harus menggunakan tongkat untuk berjalan tersebut membuahkan hasil. Sekira pukul 13.46 WIB, korban berhasil ditemukan selamat namun dalam kondisi kelelahan, lemas dan juga kelaparan setelah 3 hari tidak makan. 

Korban yang juga punya riwayat pikun tersebut diduga hilang arah hingga akhirnya tersesat dan keluar jalur pulang. Merasa kelelahan, sang nenek memutuskan untuk berhenti istirahat.

“Alhamdulillah tim gabungan berhasil menemukan sang nenek dalam kondisi selamat, namun beliau terserang hipotermia ringan setelah kehujanan dihutan tadi malam. Sudah diberi minuman saat ditemukan dan Saat ini sudah dibawa ke pihak medis untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap Budiono.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut