get app
inews
Aa Text
Read Next : Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Semarang-Kendal: Truk Muatan PVC Tabrak Truk Parkir, 1 Orang Tewas

3 Hari Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Warga Blora Ditemukan Tewas di Pintu Air Bendungan

Kamis, 22 Januari 2026 | 10:11 WIB
header img
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo yang ditemukan di pintu air bendungan. Foto: Dok Basarnas

BLORA, iNewsSemarang.id - Basarnas dan tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang warga lanjut usia bernama Gami (76) yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo.

Korban diketahui tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Dusun Ngandong RT 01/RW 04 Desa Ngeblak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, pada 3 hari yang lalu.

Korban dilaporkan hilang pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Desa Ngeblak, Eko Puryono, korban berpamitan kepada anaknya untuk pergi ke tepi sungai dengan maksud buang air besar (BAB). 

Namun diduga korban terpeleset saat berada di tepi sungai dan sempat berteriak meminta tolong sebelum akhirnya terseret arus Sungai Bengawan Solo.

"Kami menerima laporan pada Senin pagi dan segera mengirimkan satu tim dari unit siaga SAR Rembang untuk segera melaksanakan pencarian" kata Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, Kamis (22/1). 

Dalam melakukan pencarian (Rabu, 21/1), tim SAR gabungan membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas area pencarian. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran menggunakan perahu karet dan peralatan SAR air menyusuri aliran Sungai Bengawan Solo.

Usaha tim SAR gabungan membuahkan hasil pada Rabu (21/1) sekitar pukul 17.00 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak kurang lebih ± 35 km dari lokasi kejadian awal (LKP), tepatnya di pintu air bendungan gerak Bojonegoro. 

Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sosodoro Jatikusumo Bojonegoro, Jawa Timur untuk penanganan lebih lanjut.

"Awalnya tim mengalami hambatan dalam proses pencarian karena Kondisi di lapangan cukup menyulitkan selama proses pencarian, di antaranya arus sungai yang deras, air yang keruh, serta banyaknya sampah di aliran sungai namun di hari ke 3 korban berhasil di temukan oleh tim,” ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup pada Rabu (21/1) pukul 17.30 WIB, dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut