get app
inews
Aa Text
Read Next : Sosialisasi Program MBG di Wonosobo, Nafa Urbach: Saya Akan Terus Kawal dan Mengawasi

Program MBG Perkuat Gizi dan Kesehatan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 16 Februari 2026 | 17:44 WIB
header img
egiatan sosialisasi program MBG di GOR Desa Butuh, Kabupaten Semarang. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan manifestasi nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar warga negara atas pangan yang berkualitas. 

Untuk itu, Komisi IX DPR RI hadir bersama Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan tepat.

Edukasi tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi program MBG di GOR Desa Butuh, Kabupaten Semarang. Sosialisasi dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Muh Haris, Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida, Perwakilan BGN Iskandar, serta Pimpinan Ponpes Nurul Islam Tengaran Abdul Fattah Ismail Farras.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris menjelaskan bahwa program MBG ini sudah dirancang sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat gizi dan kesehatan masyarakat sebagai fondasi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. 

“Program MBG ini tidak hanya berkontribusi dalam pembentukan sumber daya manusia yg unggul, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui pemberdayaan petani, nelayan, serta pelaku UMKM dan perluasan kesempatan kerja,” kata Muh Haris dalam keterangan Senin (16/2). 

“Efektivitas program sangat bergantung pada pengendalian kualitas gizi, akurasi penerima manfaat, keterbukaan dlm pelaksanaan, serta keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Program MBG tentunya menjadi kebijakan baru yang harus dikawal bersama untuk mendapatkan hasil yang maksimal. “Saya berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan efektif,” ujar Muh Haris.

Menurutnya, pengawasan dan dukungan kebijakan yang konsisten sangat dibutuhkan agar pelaksanaan di lapangan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

“Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi elemen kunci dalam mewujudkan keberhasilan program ini dan tata kelola yang transparan serta akuntabel,” jelasnya.

Melalui koordinasi lintas sektoral yang melibatkan lembaga legislatif dan eksekutif, rantai pasok makanan diarahkan untuk menyerap komoditas unggulan dari petani dan peternak lokal di setiap daerah.

Transformasi menuju Indonesia Maju hanya dapat dicapai jika fondasi kesehatan dan kecerdasan generasi penerusnya dibangun di atas pilar gizi yang kokoh. 

Diperlukan kolaborasi multi-helix yang melibatkan pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat sipil untuk mengawal efektivitas program MBG. 

Dengan pengawasan yang ketat dan evaluasi berbasis data (evidence-based policy), pemerintah optimis bahwa investasi gizi hari ini akan membuahkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut