get app
inews
Aa Text
Read Next : Jadwal Imsak Ramadan 2026 Semarang Lengkap 30 Hari, Berikut Waktu Buka Puasa dan Salat Fardu

Ada Mahasiswi Mabuk Tergeletak di Rumah Warga, Pak RT Wanti-wanti ke Orang Tua

Rabu, 18 Februari 2026 | 09:24 WIB
header img
Ketua RT 4 RW V Hari Ratmoko bersama sejumlah warga berada di lokasi mahasiswi mabuk yang tergeletak rumah warga di Jalan Bulusan Selatan, Tembalang, Semarang, Rabu (18/2/2026) pagi. (foto: iNewsSemarang.id)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Ketua RT 04 RW V Bulusan, Hari Ratmoko merespons kejadian seorang mahasiswi ditemukan dalam kondisi mabuk dan tidak sadar di area carport salah satu rumah warganya, Rabu (18/2/2026) pagi.

Menurutnya, kejadian tersebut telah ditangani secara baik oleh warga setempat, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu. 

“Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi kita semua bahwa lingkungan sosial dan pergaulan generasi muda saat ini memiliki tantangan yang semakin kompleks,” kata Hari.

Oleh karena itu, Ketua RT mengimbau kepada seluruh orang tua di lingkungan RT.04/RW V untuk:

1. Meningkatkan kualitas komunikasi dengan putra-putri di rumah, melalui dialog yang terbuka, hangat, dan tidak menghakimi.
2. Menambah kuantitas kebersamaan keluarga, agar rumah tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menjadi rujukan utama dalam setiap persoalan.
3. Memberikan pendampingan dan pengawasan yang proporsional, terutama terkait pergaulan, aktivitas malam hari, serta lingkungan pertemanan.
4. Menanamkan nilai-nilai moral, agama, dan tanggung jawab sosial secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Keluarga adalah benteng pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Ketika komunikasi dalam keluarga terjalin dengan baik, insyaAllah anak-anak kita tidak akan mudah terpengaruh oleh pergaulan yang berpotensi merusak,” jelas Hari.

“Kami juga mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga suasana lingkungan yang peduli, saling mengingatkan dengan cara yang santun, serta tidak menyebarkan informasi yang dapat merugikan pihak tertentu,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya,  seorang mahasiswi mabuk hingga tak sadarkan diri ditemukan tergeletak di area carport rumah warga Bulusan Selatan, Tembalang, Kota Semarang, Rabu (18/2/2026) pagi.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik rumah sekitar pukul 03.30 WIB. Dia mengaku sempat mendengar suara mobil diesel hingga pintu pagar yang digedor-gedor.

“Kronologinya sekitar jam setengah 4 (3.30) di depan rumah itu ramai kemudian ada mobil diesel yang berhenti di situ. Saya gak tahu mobilnya apa saya memang gak lihat mobilnya. Memang saya biarkan ramai kan wah ini mabuk,” ungkap Zaenudin.

Dia mengaku sempat mendengar suara laki-laki di depan pagar pintu rumah. “Ada beberapa orang sempat panggil nama Rifki, Rifki katanya istri. Istri saya sempat nanya dimana rumahnya,” ujarnya.

Dia menambahkan juga mendengar suara pagar yang digedor-gedor, namun dirinya tidak menggubris. “Dodok-dodok (gedor-gedor) pagar juga tapi saya biarkan saja. Begitu Subuh saya keluar, ternyata sudah dilompatkan di pagar rumah. Mungkin dia digotong dan dilompatkan sama teman-teman laki-laki,” ungkapnya.

Zaenudin pun sempat memberitahukan kepada para jemaah masjid setempat terkait keberadaan perempuan yang dilanda mabuk berat hingga tak sadarkan diri.

Usai salat subuh berjamaah, sejumlah jemaah pun berbondong-bondong mendatangi rumah Zaenudin. Dari pantauan di lokasi, perempuan berinisial K itu masih tampak tergeletak lemas di lantai garasi mobil.

Di TKP didapati sebuah dompet berisi KTP, KTM serta dua handphone salah satunya iPhone. Selain itu juga didapati tas kecil berisikan sweater dan kosmetik.


 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut