get app
inews
Aa Text
Read Next : Dramatis! Detik-Detik Evakuasi Korban Kecelakaan Maut Bus Tabrak Pikap di Tol Pejagan-Pemalang

Kecelakaan Maut Toyota Calya Tabrak Bus Agra Mas di Tol Tegal-Pemalang, 4 Orang Sekeluarga Tewas

Kamis, 19 Maret 2026 | 15:06 WIB
header img
Kecelakaan maut mobil Calya ditumpangi lima orang sekeluarga menabrak bus di ruas Tol Tegal-Pemalang, Kamis (19/3/2026). Empat orang tewas dalam kecelakaan. (Foto: iNews)

TEGAL, iNewsSemarang.id – Kecelakaan maut melibatkan Toyota Calya nomor polisi B 2399 FFR dengan Bus Hino Agra Mas nomor polisi T-7622-DA terjadi Jalan Tol Tegal-Pemalang KM 290 Jalur B, wilayah Suradadi, Kabupaten Tegal, Kamis (19/3/2026).

Kecelakaan melibatkan mobil bernopol B 2399 FFR yang menabrak bagian belakang bus bernopol T 7622 DA yang berhenti di bahu jalan. Akibat kecelakaan nahas ini, empat orang yang merupakan satu keluarga tewas di TKP.
 
Kronologi kecelakaan berawal saat mobil yang dikemudikan Gunawan melaju dari arah Bekasi menuju Pemalang di jalur one way. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk sehingga kendaraan oleng ke arah kanan. 

Nahas, di bahu jalan tersebut sedang terparkir bus yang dikemudikan Tarso, warga Karawang. Benturan keras tak terhindarkan, mobil pemudik tersebut menghantam bagian belakang bus hingga mengalami kerusakan parah. 

Berdasarkan data dari pihak kepolisian dan rumah sakit, korban tewas merupakan satu kesatuan keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan dua orang anak. 

Identitas keempat korban yakni, Gunawan (42) – Suami/Pengemudi, Devi Agustina (33) – Istri, Nafisah Maisaroh (11) – Anak, dan Narendra Dewan Gaozan (8) – Anak. 

Satu korban lainnya yakni balita bernama Murel Arshaka Sachid (3) dilaporkan selamat namun mengalami luka berat. Saat ini, bocah malang tersebut tengah menjalani perawatan intensif di RS Siaga Medika Pemalang. 

Humas RS Siaga Medika Pemalang, Indra Setiyawan, mengonfirmasi bahwa seluruh jenazah telah dievakuasi ke ruang pemulasaran jenazah, sementara korban luka langsung ditangani secara medis. 

Kepala Jasa Raharja Pekalongan, Jullyanto Eka Prasetia, menyatakan pihak Jasa Raharja akan segera memproses santunan bagi para korban meninggal dunia dan menjamin biaya perawatan bagi korban luka sesuai ketentuan yang berlaku. 

"Keluarga ini sebenarnya sudah sangat dekat dengan kampung halaman di Petarukan, Pemalang. Sedikit lagi sampai, tapi takdir berkata lain," ujar Nur, salah satu kerabat korban dengan nada lirih. 

Petugas dari Satlantas Polres Tegal masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti kecelakaan di jalur tengkorak tersebut.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut