get app
inews
Aa Text
Read Next : Operasi Pekat Candi 2026, Polda Jateng Ungkap 31 Kasus Petasan dan Amankan Puluhan Pelaku

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Lebaran, Pengamanan Dieng dan Festival Balon Diperketat

Kamis, 26 Maret 2026 | 16:15 WIB
header img
Polres Wonosobo menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam pengamanan kawasan wisata Dieng dan Festival Balon. (foto: istimewa)

WONOSOBO, iNewsSemarang.id - Kawasan wisata Dieng dan gelaran Festival Balon kembali menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara pada libur Lebaran 2026 di Kabupaten Wonosobo. 

Meningkatnya arus kendaraan dan aktivitas masyarakat menjadi perhatian Polres Wonosobo dengan memberlakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Kamis (26/3/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut pasca berakhirnya Operasi Ketupat Candi 2026, dengan fokus pada pengamanan arus balik Lebaran serta lonjakan kunjungan wisata di wilayah Dieng dan sekitarnya.

Sejak pagi hari, jajaran kepolisian telah disiagakan di sejumlah titik strategis. Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan bersama pejabat utama turun langsung ke lapangan untuk memantau arus lalu lintas serta memastikan kesiapan personel, khususnya di titik rawan kepadatan.

Pengamanan dibagi menjadi dua tim. Tim pertama dipimpin langsung oleh Kapolres yang bergerak menuju jalur wisata Dieng guna melakukan pemantauan sekaligus memberikan arahan kepada personel agar tetap sigap dan humanis dalam melayani masyarakat.

Sementara itu, tim kedua dipimpin Wakapolres yang bertugas di jalur Kertek dan lokasi Festival Balon, dengan fokus pada pengaturan arus lalu lintas serta koordinasi dengan unsur pengamanan swakarsa.

Kapolres menegaskan bahwa meskipun Operasi Ketupat telah berakhir, pengamanan tetap dilanjutkan melalui KRYD sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas kamtibmas.

“Kami memberlakukan KRYD untuk mengantisipasi arus balik Lebaran serta meningkatnya aktivitas wisata. Kehadiran anggota di lapangan sangat penting untuk memastikan situasi tetap aman, lancar, dan tertib,” tegasnya, Kamis (26/3)

Sebanyak tujuh pos pengamanan yang terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu masih dioperasionalkan sebagai pusat layanan bagi masyarakat. Selain itu, layanan Call Center Polri 110 tetap aktif selama 24 jam, didukung dengan inovasi layanan digital seperti Chatbot Sipolan yang telah disosialisasikan di sepanjang jalur wilayah Wonosobo.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut