RUPST PT Industri Jamu dan Farmasi Bagikan Dividen Rp1,1 Triliun
SEMARANG, iNewsSemarang.id – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp1,1 triliun kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Nilai tersebut setara dengan 90 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Total dividen tersebut terdiri dari dividen interim Rp647,6 miliar yang telah dibagikan pada November 2025 serta dividen final Rp441,5 miliar atau Rp15 per saham yang diputuskan dalam rapat.
Sepanjang tahun 2025, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp4,08 triliun atau tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu laba bersih tercatat mencapai Rp1,23 triliun.
Kinerja tersebut diraih di tengah kondisi konsumsi masyarakat yang masih cenderung selektif, fluktuasi nilai tukar, serta dinamika harga bahan baku. Meski demikian, perseroan mampu mempertahankan profitabilitas dengan marjin operasi sebesar 38 persen dan marjin laba bersih 30 persen.
Selain pasar domestik, kontribusi ekspor juga menunjukkan pertumbuhan positif. Penjualan ekspor meningkat 31 persen dengan kontribusi sekitar 9 persen terhadap total penjualan, terutama dari pasar Malaysia, Nigeria, dan Filipina.
Irwan Hidayat Resmi Jabat Dirut
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Irwan Hidayat sebagai Direktur Utama Perseroan dan David Hidayat sebagai Direktur Perseroan terhitung sejak rapat ditutup.
Pengangkatan tersebut dilakukan tanpa mengubah ketentuan masa jabatan masing-masing sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan serta tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Rapat juga memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan, baik bersama-sama maupun sendiri-sendiri dengan hak substitusi, untuk menyatakan perubahan anggota Direksi tersebut dalam suatu akta notaris.
Kuasa tersebut termasuk pemberitahuan kepada Kementerian Hukum Republik Indonesia serta pendaftaran kepada instansi berwenang lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain kinerja bisnis, perusahaan juga terus memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menerima penghargaan Sustainable Development Goals Action Award dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atas kontribusi dalam pengembangan desa herbal, pemberdayaan petani, serta penguatan rantai pasok lokal.
Memasuki 2026, perseroan memandang prospek bisnis tetap konstruktif seiring stabilisasi daya beli domestik, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, serta peluang ekspansi internasional yang terus berkembang.
Editor : Ahmad Antoni