get app
inews
Aa Text
Read Next : Heboh Wacana War Ticket Haji, Siapa Cepat Dia Berangkat

Kisah Mislicha, Nenek 22 Cucu Penjual Cilok Berangkat Haji berkat Nabung 50 Tahun

Kamis, 16 April 2026 | 08:43 WIB
header img
Nenek Mislicha (85) didampingi anaknya tampak semringah setelah dipastikan berangkat haji tahun ini. (Foto: iNews)

PASURUAN, iNewsSemarang.id – Mislicha (85), seorang penjual cilok kuah, akhirnya mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah.

Nenek Mislicha yang telah berjualan cilok selama setengah abad ini resmi terdaftar sebagai jemaah haji tertua dari Kota Pasuruan, Jawa Timur, yang berangkat tahun ini. 

Ketekunan Mislicha menyisihkan uang receh hasil jerih payahnya menjadi bukti bahwa niat yang kuat mampu membuka jalan menuju Baitullah. 

Sehari-hari, warga Jalan Patimura, Kecamatan Bugul Kidul ini masih tampak bugar mendorong gerobak kecilnya keliling kampung. Meski usianya sudah uzur, semangatnya mencari nafkah tidak pudar. 

Sejak 15 tahun ditinggal wafat sang suami, Nenek Mislicha tetap berjuang membesarkan delapan anaknya sendirian.

Sisihkan Rp10.000 Setiap Hari

Selama 50 tahun berjualan cilok, ia rutin menyisihkan uang tabungan sebesar Rp10.000 setiap harinya. Selain menabung mandiri, ia juga aktif mengikuti arisan kecil-kecilan bersama warga demi mengumpulkan biaya pendaftaran. 

"Uang pendaftaran awal sebesar Rp25 juta itu didapat dari tabungan bank hasil uang arisan dan sisa jualan cilok. Setiap hari saya sisihkan sepuluh ribu rupiah," ujar Mislicha saat ditemui di kediamannya, Rabu (15/4/2026).

Nenek yang telah memiliki 22 cucu ini mendaftarkan diri untuk naik haji pada tahun 2017 silam. Ia mengaku tidak menyangka jika panggilan untuk berangkat ke tanah suci datang lebih cepat dari perkiraannya. 

Dalam keberangkatannya nanti, Mislicha tidak sendirian. Dia akan didampingi oleh putri ke-delapannya, Mariatul Qibtiyah, yang juga berprofesi sebagai penjual cilok. Seluruh biaya keberangkatan keduanya murni berasal dari hasil berjualan pentol cilok.
 
"Ya senang sekali, tidak menyangka bisa mendampingi ibu berangkat haji dari hasil jualan cilok bersama-sama," ungkap Mariatul Qibtiyah dengan haru.

Berdasarkan catatan Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, Mislicha tercatat sebagai jemaah haji tertua di wilayahnya untuk musim haji tahun 2026. Menjelang keberangkatan, ia berencana menggelar syukuran sederhana untuk meminta doa restu dari para tetangga dan kerabat.

Sesuai jadwal, Mislicha dan putrinya akan tergabung dalam Kloter 10 Embarkasi Surabaya yang direncanakan bertolak ke Arab Saudi pada Kamis depan (23/4/2026). 

Harapan besar mengiringi perjalanan nenek tangguh ini agar diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut