Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aturan Baru BGN: Makanan MBG Wajib Dikonsumsi Maksimal 4 Jam usai Dimasak, Tak Boleh Dibawa Pulang
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Uya Kuya Dituduh Punya 750 Dapur MBG, Begini Faktanya

Senin, 20 April 2026 | 08:13 WIB
  • author Puteranegara Batubara/Muhammad Sukardi
Heboh Uya Kuya Dituduh Punya 750 Dapur MBG, Begini Faktanya
Uya Kuya bersama istri. (foto: Instagram)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Kabar anggota DPR Surya Utama alias Uya Kuya memiliki 750 dapur makan bergizi gratis (MBG) jadi sorotan publik. Isu tersebut viral di media sosial dan bikin heboh.

Kabar tersebut beredar lewat unggahan yang menampilkan foto Uya Kuya dengan narasi seolah-olah dia terlibat dalam pengelolaan ratusan dapur MBG. 

Informasi tersebut bahkan dikaitkan dengan program besar, sehingga membuatnya semakin cepat menyebar dan dipercaya sebagian warganet.

Merespons kabar tersebut, Uya Kuya langsung angkat bicara dan menegaskan bahwa informasi itu tidak benar. Dia menyebut kabar tersebut sebagai hoaks dan telah melaporkannya ke Polda Metro Jaya untuk diproses secara hukum.

Dalam laporan yang diajukan ke polisi, disebutkan bahwa foto yang digunakan telah dimanipulasi. Gambar tersebut kemudian dipadukan dengan narasi menyesatkan yang tidak sesuai fakta.

Fakta lainnya, Uya Kuya memang memiliki usaha di bidang kuliner. Namun, dapur tersebut bukan bagian dari program MBG pemerintah, sehingga narasi yang beredar dinilai telah dipelintir.

Merasa dirugikan, Uya Kuya resmi melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya pada Sabtu 18 April 2026. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, membenarkan laporan tersebut.

"Iya benar (Uya Kuya membuat laporan) penyebaran berita bohong," ujarnya pada iNews.id, Minggu (19/4/2026).

Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi tengah menelusuri pihak yang pertama kali menyebarkan konten hoaks tersebut. 

Uya Kuya berharap langkah hukum ini bisa memberikan efek jera dan menjadi pengingat agar masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut