Dataran Tinggi Dieng Membeku, Wisatawan Berburu Embun Es di Kompleks Candi Arjuna
BANJARNEGARA, iNewsSemarang.id – Dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, kembali diselimuti embus es atau embun upas. Suhu udara mencapai minus 1 derajat celsius.
Kondisi tersebut menyebabkan embun membeku hingga menyelimuti sejumlah area wisata, termasuk kompleks Candi Arjuna.
Lapisan es terlihat menutupi rerumputan, daun-daunan dan berbagai permukaan tanaman di kawasan tersebut.
Fenomena ini terjadi akibat suhu udara yang sangat dingin pada dini hari sehingga embun yang menempel berubah menjadi kristal es.

(Foto: Instagram-kompasdieng)
Menurut pengamatan warga, suhu udara di Dieng mulai turun drastis sejak dini hari. Embun es mulai terbentuk pukul 03.00 WIB dan bertahan sampai matahari terbit.
Fenomena embun upas menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Sejak pagi, banyak pengunjung memadati kawasan Candi Arjuna untuk menyaksikan langsung fenomena alam tersebut dan mengabadikannya melalui kamera ponsel.
Erwin, seorang wisatawan asal Salatiga mengaku sengaja datang ke Dieng untuk melihat kemunculan embun es yang jarang ditemui di daerah lain.
"Untuk Juni kita dapat info ada embun es makanya kita bela-belain datang ke sini berangkat jam tujuh malam dari Salatiga. Sampai ini jam 11 malam dan istirahat sebentar, subuh tadi kita ke sini," ungkapnya.
Sementara itu, Hasta warga setempat mengungkapkan bahwa fenomena embun es kerap terjadi saat musim kemarau ketika suhu udara di Dieng mengalami penurunan yang signifikan. "Ini masih bisa tebal lagi karena kan ini masih Juni dan puncaknya di Agustus, " jelasnya.
Fenomena embun upas merupakan peristiwa yang lazim terjadi di Dieng selama musim kemarau. Meski menjadi daya tarik wisata, pengunjung diimbau menyiapkan jaket tebal dan perlengkapan penghangat tubuh karena suhu udara pada dini hari hingga pagi hari dapat mencapai titik ekstrem.
Editor : Ahmad Antoni