get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Celyna Grace, Kontestan Asal Semarang yang 2 Kali Gagal Audisi Kini Juara Indonesian Idol XIV

Layanan Transportasi Roda 3 Modern Berbasis Aplikasi Ini Perluas Jangkauan hingga Semarang Atas

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:02 WIB
header img
Bajaj Maxride saat city tour melintasi kawasan Kota Lama Semarang, Rabu (10/6/2026) sore. (Foto: iNewsSemarang.id)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Bajaj Indonesia kembali memperluas jangkauan operasionalnya. Kali ini menyasar ke enam wilayah baru di Kota Semarang, yakni Ngaliyan, Manyaran, Sekaran, Semarang Barat, Tembalang dan Banyumanik.

Langkah ekspansi guna merespons meningkatnya permintaan layanan transportasi jarak dekat di berbagai kawasan Kota Semarang. Pasalnya, jumlah armada yang tersedia saat ini dinilai masih belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan perjalanan yang terus bertumbuh.

Menurut Regional Manager Jawa Tengah dan DIY Bajaj Indonesia, Muhammad Rio, Semarang memiliki potensi pasar yang besar. Terutama di kawasan permukiman, pusat pendidikan, pusat bisnis dan destinasi wisata.

“Kami melihat Semarang memiliki potensi yang sangat besar. Permintaan perjalanan terus bertumbuh, terutama di kawasan permukiman, pusat pendidikan, pusat bisnis, dan destinasi wisata. Saat ini masih banyak area yang belum terlayani secara maksimal karena keterbatasan armada,” jelas Rio, Rabu (10/6/2026) sore.

Dia mengatakan, perluasan layanan dilakukan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus meningkatkan akses transportasi yang ekonomis dan mudah dijangkau.

City Manager Bajaj Semarang, Adam Mahendra, menambahkan, tren penggunaan Bajaj di Kota Semarang terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa bulan terakhir.

“Karena permintaan terus bertambah hampir setiap minggu, terutama dari kawasan permukiman baru, area kampus, pusat kuliner, dan pusat aktivitas masyarakat. Saat ini tantangan terbesar kami justru bukan mencari penumpang, melainkan memastikan ketersediaan armada agar seluruh permintaan dapat terlayani dengan baik,” ujar Adam.

Menurut dia, tingginya mobilitas masyarakat di sejumlah titik aktivitas seperti Kota Lama, Simpang Lima, Tugu Muda, hingga kawasan kampus menjadi indikator meningkatnya kebutuhan transportasi jarak dekat yang cepat dan mudah diakses.

Melalui ekspansi ke enam wilayah baru tersebut, Bajaj Indonesia menargetkan waktu penjemputan yang lebih cepat sekaligus memperluas cakupan layanan bagi masyarakat yang selama ini belum terjangkau secara optimal.

Di tengah rencana ekspansi tersebut, Bajaj Indonesia juga membuka peluang kemitraan kepemilikan armada melalui program Juragan Bajaj. Program ini ditujukan untuk menambah jumlah armada yang beroperasi seiring meningkatnya kebutuhan layanan di lapangan.

Sementara itu Gilbert Fedrick Purba salah satu juragan Bajaj menyebutkan telah memiliki 15 unit armada. "Saya memiliki Bajaj karena menurut saya prospeknya ke depan cukup baik, dan perhitungan balik modalnya juga cukup menarik," sebutnya.

Selain memberikan peluang keuntungan berkelanjutan bagi para investor, kehadiran ekspansi Bajaj Indonesia di enam wilayah baru ini diharapkan mampu mempercepat waktu tunggu pelanggan.

“Selain itu juga memberikan dampak ekonomi positif bagi kesejahteraan para mitra pengemudi lokal di Semarang,” ujarnya.


 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut