Industri Aset Kripto Berkembang Pesat, Standar Keamanan dan Kepatuhan Diperkuat
JAKARTA, iNewsSemarang.id - Seiring meningkatnya standar kepatuhan dan pengawasan di industri aset kripto global, Indodax sebagai regulated crypto exchange Indonesia, menjalin kerjasama strategis dengan Chainalysis, platform data blockchain terkemuka dunia.
Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem kepatuhan, manajemen risiko, dan perlindungan pengguna di tengah pertumbuhan industri aset kripto Indonesia yang semakin pesat dan terhubung dengan ekosistem global.
Melalui implementasi solusi Chainalysis Crypto Compliance, platform pertukaran aset kripto ini semakin memperkuat kemampuan pemantauan aktivitas on-chain secara real-time untuk membantu mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi potensi risiko dengan lebih cepat dan akurat.
Solusi ini juga mendukung penguatan sistem kepatuhan, pengawasan transaksi, serta peningkatan skala operasional dengan tetap mengedepankan perlindungan pengguna dan manajemen risiko yang kuat.
CEO Indodax, William Sutanto, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk terus meningkatkan standar kepatuhan dan tata kelola industri aset kripto di Indonesia.
“Industri kripto saat ini berkembang sangat pesat sebagai respons terhadap standar global. Sebagai licensed crypto exchange Indonesia, kami tidak hanya dituntut untuk bertumbuh dari sisi bisnis, tetapi juga untuk memperkuat sistem kepatuhan, manajemen risiko, dan perlindungan pengguna. Kolaborasi kami dengan Chainalysis menjadi langkah strategis dalam menerapkan standar keamanan dan kepatuhan di tengah industri kripto yang semakin kompleks,” jelasnya, Jumat (12/6).
Menurutnya, penguatan infrastruktur kepatuhan kini menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun industri aset kripto yang lebih sehat, terpercaya, dan berkelanjutan.
“Kepercayaan pengguna merupakan fondasi utama dalam industri ini. Kami percaya pertumbuhan industri kripto yang sehat dan berkelanjutan harus dibangun di atas transparansi, tata kelola yang baik, serta manajemen risiko yang kuat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Chainalysis merupakan platform data blockchain yang menyediakan solusi investigasi, kepatuhan, dan market intelligence berbasis AI yang digunakan oleh instansi pemerintah, bursa aset digital, institusi keuangan global, hingga perusahaan keamanan siber di lebih dari 70 negara.
Data dan teknologi yang dikembangkan Chainalysis telah membantu berbagai institusi dunia dalam menangani kasus kejahatan siber berskala besar sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital yang lebih aman dan transparan.
Menurut Chainalysis Global Crypto Adoption Index 2025, Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia dalam adopsi aset kripto. Indonesia juga tercatat sebagai pasar aset kripto terbesar keempat di Asia berdasarkan nilai transaksi yang diterima, dengan pertumbuhan mencapai 103% secara tahunan.
Diederik Van Wersch, Regional Director ASEAN Chainalysis, menilai bahwa pertumbuhan industri yang pesat perlu diimbangi dengan sistem kepatuhan dan pengawasan risiko yang semakin kuat.
“Indonesia merupakan salah satu pasar kripto dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Pertumbuhan tersebut perlu diimbangi dengan penguatan sistem kepatuhan dan pemantauan risiko yang semakin mumpuni. Dukungan teknologi AI dan analisis data blockchain memungkinkan potensi risiko teridentifikasi secara real-time sehingga dapat ditangani dengan lebih cepat dan akurat,” kata Diederik.
“Kami melihat platform ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun fondasi tersebut dan bangga dapat mendukungnya melalui teknologi serta keahlian yang kami miliki untuk membantu menciptakan ekosistem yang lebih aman dan transparan,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, juga menargetkan peningkatan efisiensi operasional kepatuhan, percepatan proses investigasi internal, serta penguatan kemampuan mitigasi terhadap aktivitas mencurigakan di jaringan blockchain.
Editor : Ahmad Antoni