Mahasiswi PPDS Undip Meninggal Dikaitkan Dugaan Perundungan, Begini Faktanya
SEMARANG, iNewsSemarang.id - Kabar duka menyelimuti kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran, Ilmu Kesehatan Jiwa, dr Yuda Nabila Prameswari, meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSUP Dr Kariadi Semarang.
Meninggalnya dr Yuda Nabila Prameswari menjadi sorotan setelah muncul informasi di media sosial yang mengaitkan kepergiannya dengan dugaan perundungan di lingkungan PPDS. Namun, Undip menyatakan masih melakukan klarifikasi internal untuk memastikan fakta sebenarnya.
Undip menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dr Yuda Nabila Prameswari yang merupakan mahasiswi baru PPDS Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran Undip.
Menurut pihak kampus, selama menjalani pendidikan, dr Yuda masih dalam tahap orientasi dan baru mengikuti perkuliahan selama kurang lebih satu setengah bulan.
Pada masa tersebut, almarhumah masih mengikuti Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di kelas dan disebut belum menjalani praktik di rumah sakit.
Direktur Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip Nurul Hasfi menjelaskan, berdasarkan laporan resmi yang diterima universitas, dr Yuda meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat penyakit demam berdarah.
"Sejauh ini, berdasarkan laporan resmi yang diterima universitas, almarhumah meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUP Dr Kariadi karena sakit demam berdarah," ungkap Nurul Hasfi.
Dr Yuda diketahui menjalani perawatan selama 15 hari sebelum meninggal dunia pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 19.06 WIB di ruang ICU RSUP Dr Kariadi Semarang.
Selama masa perawatan, pihak Undip menyebut almarhumah mendapatkan pendampingan dari keluarga, departemen dan program studi.
Editor : Ahmad Antoni