get app
inews
Aa Text
Read Next : Bangkitkan Nasionalisme di HUT ke-81 RI, Bandara Ahmad Yani Semarang Hadirkan Parade Budaya

Bandara Soetta Ditutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ribuan Penumpang Tertahan

Minggu, 06 September 2026 | 08:35 WIB
header img
Suasana Bandar Udara Soekarno-Hatta yang ditutup sementara imbas erupsi anak Gunung Krakatau. (foto: Hasnugara)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ditutup sementara, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi sebaran abu vulkanik di area bandara.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memantau dan berkoordinasi dengan operator penerbangan, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan, serta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26, Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebelumnya ditutup sementara pada Minggu (6/9/2026) mulai pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB.

Penutupan dilakukan sebagai tindak lanjut hasil paper test yang dilaksanakan pada pukul 00.35 WIB hingga 01.05 WIB. Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan adanya sebaran abu vulkanik.

"Selanjutnya, hasil paper test terbaru dari Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno Hatta (Gedung 725 AMOS) pada pukul 06.05 WIB-06.35 WIB juga menunjukkan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di area Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa dalam keterangannya.

Atas kondisi tersebut, penutupan operasional penerbangan diperpanjang hingga Minggu (6/9/2026) pukul 09.30 WIB sesuai NOTAM Nomor A3344/26 NotamR A3341/26.

Berdasarkan pembaruan data hingga Minggu (6/9/2026) pukul 05.30 WIB, seluruh pesawat yang sedang Remain Over Night (RON) dipastikan berada dalam kondisi aman.

Total terdapat 170 pesawat yang disiagakan di area apron Bandara Soekarno-Hatta. Rinciannya, 66 pesawat berada di Terminal 1, 51 pesawat di Terminal 2, 49 pesawat di Terminal 3, serta empat pesawat di area kargo.

Sementara itu, berdasarkan NOTAM penutupan wilayah udara periode pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB, tercatat sebanyak 209 pergerakan penerbangan terdampak.

"Total penumpang terdampak pada periode penutupan ini mencapai 22.798 penumpang," sebut Lukman.

Rute penerbangan dengan jumlah pergerakan terdampak terbanyak yakni Makassar (UPG) untuk penerbangan domestik dengan 16 pergerakan pesawat. Sedangkan untuk penerbangan internasional, rute Singapura (SIN) tercatat sebanyak 11 pergerakan pesawat.

Dalam operasional penerbangan internasional, ada 16 pembatalan, tujuh penundaan dan lima penjadwalan kembali. Penerbangan tersebut mencakup rute Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), dan Kuala Lumpur (KUL).

Sementara pada penerbangan domestik terdapat empat pembatalan dan satu penerbangan yang dialihkan. Rute yang terdampak meliputi Lampung (TKG), Denpasar (DPS) dan Surabaya (SUB).

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut