Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 24.000 Pelajar Indonesia Tempuh Pendidikan di Taiwan, Sekolah Menengah hingga Program Doktoral
Advertisement . Scroll to see content

Diikuti Kampus Top, The Future Talks Webinar Series Perkuat Inklusivitas Pendidikan Tinggi Dunia

Senin, 14 September 2026 | 15:55 WIB
  • author Ahmad Antoni
Diikuti Kampus Top, The Future Talks Webinar Series Perkuat Inklusivitas Pendidikan Tinggi Dunia
The Future Talks Webinar Series: From Dream to Study Abroad! (foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Impian melanjutkan studi ke luar negeri membutuhkan lebih dari sekadar keberanian untuk bermimpi. Informasi yang tepat tentang universitas, program studi, beasiswa, dan proses pendaftaran menjadi bekal penting agar calon mahasiswa dapat menentukan langkah secara lebih matang. 

Semangat inilah yang dihadirkan melalui The Future Talks Webinar Series: From Dream to Study Abroad! yang telah berlangsung selama dua hari, pada 12–13 September 2026, dan masih akan dilanjutkan pada 19–20 September.

Diselenggarakan oleh Mata Garuda LPDP bersama Mata Garuda Jawa Tengah, kegiatan ini menghadirkan lebih dari 20 universitas unggulan dan institusi pendidikan dari berbagai negara. Hingga saat ini, jumlah peserta yang terdaftar telah melampaui 2.100 orang dan masih terus bertambah seiring dibukanya pendaftaran. 

Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda Indonesia untuk memperoleh informasi dan mempersiapkan diri menuju pendidikan tinggi internasional.

The Future Talks resmi dibuka oleh Ratna Prabandari, selaku Ketua Tim Kerjasama dan Beasiswa Garuda Kemendikti Saintek. 

Dia menyampaikan bahwa The Future Talks merupakan kesempatan berharga bagi calon mahasiswa untuk “belanja banyak informasi” dari setiap universitas dengan keunggulannya masing-masing. 

“Kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan peserta untuk menggali lebih dalam informasi mengenai pilihan dan rencana studi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Ratna dalam keterangan Senin (14/6/2026).

Dia juga mengingatkan peserta untuk melanjutkan eksplorasi tersebut dengan menghadiri acara puncak The Future Fest yang akan diselenggarakan di Jakarta, Surabaya dan Jogjakarta pada 3-6 Oktober mendatang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses informasi pendidikan internasional bagi masyarakat Indonesia, dengan dukungan dari LPDP dan Beasiswa Garuda. Melalui sesi webinar, peserta dapat mengenal berbagai pilihan universitas, program studi, skema beasiswa, serta peluang pendidikan yang tersedia di berbagai negara.

Kehadiran universitas-universitas ternama, seperti London School of Economics and Political Science (LSE), The University of Melbourne, dan Johns Hopkins University, memberikan perspektif lebih luas bagi peserta dalam mempersiapkan rencana studi ke luar negeri. 

Selain menyimak pemaparan, peserta juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan perwakilan universitas melalui sesi tanya jawab untuk menggali informasi lebih mendalam mengenai program studi, pilihan universitas, dan peluang pendidikan yang sesuai dengan rencana mereka.

Albertus Andhika selaku Head of Steering Committee The Future Festival menjelaskan, The Future Talks bukan sekadar pameran pendidikan yang mempertemukan calon mahasiswa dengan institusi pendidikan internasional, melainkan juga wujud kontribusi para Ikatan Penerima Beasiswa yang tergabung dalam Mata Garuda sebagai volunteers dalam membuka akses informasi beasiswa bagi masyarakat Indonesia.

“Hal ini sejalan dengan komitmen Mata Garuda untuk terus menghadirkan The Future Talks sebagai ruang pertemuan generasi muda dengan peluang studi di luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Mata Garuda Jawa Tengah, Dwi Hermawan, menyebut kolaborasi ini turut memperluas kesempatan bagi masyarakat Jawa Tengah untuk lebih mudah meraih akses informasi dan peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri. 

“Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk mendekatkan informasi pendidikan internasional kepada masyarakat, sekaligus mendorong lebih banyak generasi muda agar berani merencanakan masa depan akademiknya,” ujarnya.

Buka Lebih Banyak Pilihan Pendidikan Internasional

Pada hari pertama, 12 September 2026, peserta berkesempatan mendapatkan informasi langsung dari sejumlah universitas dan institusi pendidikan internasional. 

Monash University membuka rangkaian sesi dengan pembahasan mengenai admissions, scholarships, campus life & career opportunities. Selanjutnya, The University of Melbourne membagikan wawasan mengenai strategi untuk mendapatkan admission ke universitas top.

Sesi siang menghadirkan Russian House dengan topik scholarships, personal branding & study in Russia. Acara kemudian dilanjutkan oleh The University of Sydney yang membahas strategi mendapatkan admission ke universitas ternama.

 Johns Hopkins Carey Business School turut memberikan wawasan mengenai beasiswa, universitas top, dan program-program terbaik. Rangkaian hari pertama ditutup oleh Istituto Europeo di Design (IED) melalui sesi bertajuk Why Study Design in Italy.

Pada hari kedua, 13 September 2026, peserta kembali mendapatkan informasi mengenai berbagai peluang pendidikan internasional. EducationUSA membuka sesi dengan pembahasan admissions & academic structure, kemudian Education New Zealand membahas beasiswa, universitas terkemuka, dan program-program terbaik di Selandia Baru.

Salah satu sesi yang mendapat perhatian khusus adalah kehadiran Zhafirah Syahida, influencer sekaligus educator, dalam sesi bertajuk “Study Abroad to Leading Change” Melalui sesi ini, Zhafirah berbagi perspektif tentang pengalaman studi di luar negeri, pengembangan diri, serta bagaimana pengalaman pendidikan dapat membuka wawasan dan menjadi bekal bagi generasi muda dalam menentukan arah masa depan dan karier.

Setelah sesi spesial tersebut, peserta kembali mendapatkan informasi mengenai peluang pendidikan internasional melalui pemaparan The London School of Economics and Political Science (LSE) dengan topik How to Secure Admission to Top Universities. UNSW Sydney dan University of Adelaide turut memberikan informasi mengenai beasiswa, universitas top, serta program-program terbaik bagi calon mahasiswa.

Dua hari pertama The Future Talks 2026 menjadi awal dari rangkaian kegiatan yang masih akan berlangsung pada 19–20 September 2026. Dengan pendaftaran yang masih dibuka, kesempatan untuk memperoleh informasi mengenai pendidikan internasional juga terus diperluas kepada masyarakat.

Selama rangkaian berlangsung, The Future Talks tidak hanya menjadi ruang untuk mengenal universitas dan beasiswa, tetapi juga wadah bagi peserta untuk memperluas wawasan, membangun keberanian merencanakan studi, dan mempersiapkan langkah menuju masa depan.

Dengan menghadirkan berbagai institusi pendidikan internasional serta figur inspiratif, The Future Talks 2026 mengajak peserta untuk tidak berhenti pada sekadar memiliki impian melanjutkan studi di luar negeri, tetapi juga mulai memahami berbagai pilihan, mempersiapkan langkah, dan melihat pendidikan sebagai bagian dari perjalanan untuk tumbuh, berkontribusi, dan membawa perubahan.


 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut