Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penutupan MTQ Nasional 2026 Dikemas Lebih Meriah, Hadirkan Sejumlah Kejutan dan Hiburan
Advertisement . Scroll to see content

Tasyakuran MTQ Nasional 2026, Lautan Manusia Padati Acara Jateng Berselawat di Simpang Lima

Kamis, 24 September 2026 | 07:32 WIB
  • author Ahmad Antoni
Tasyakuran MTQ Nasional 2026, Lautan Manusia Padati Acara Jateng Berselawat di Simpang Lima
Ribuan warga Jateng mengikuti acara Jawa Tengah Berselawat sebagai bentuk tasyakuran atas suksesnya penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI tahun 2026. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Lautan manusia memadati Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, dalam acara Jateng Bersholawat sebagai bentuk tasyakuran atas suksesnya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026.

Para kafilah dan masyarakat yang hadir diajak melantunkan sholawat yang diiringi oleh Majelis Sholawat Azzahir Pekalongan bersama Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf. Mauidzoh hasanah dalam acara tersebut disampaikan KH Ahmad Anwar Zahid dari Bojonegoro, Jawa Timur.

Acara ini sekaligus merayakan lonjakan prestasi Jawa Tengah sukses melesat ke peringkat kedua nasional. Dalam gelaran itu, Jateng menempati peringkat kedua nasional dan mengumpulkan 208 poin. Capaian itu melonjak dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang berada di peringkat ke-16.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang. Ia menyampaikan terima kasih kepada para alim ulama, masyarakat, jajaran pemerintah, serta pihak-pihak lain yang mendukung suksesnya gelaran ini. 

“Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-31 telah berlangsung sukses,” kata Luthfi dalam acara Jawa Tengah Bersholawat sekaligus tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (23/9) malam.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah menjadi bagian dari sejarah yang dapat disaksikan bersama oleh masyarakat.

Gubernur Luthfi juga menyerahkan bisyarah (tali asih) secara simbolis senilai Rp282 juta  kepada kafilah Jawa Tengah yang berhasil meraih juara dalam MTQ Nasional XXXI. 

Penyerahan kepada para kafilah didampingi Wakil Gubernur sekaligus Ketua LPTQ Jateng Taj Yasin Maimoen dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno.

Sementara itu, Taj Yasin menyampaikan terima kasih kepada para kafilah yang telah membawa Jawa Tengah meraih prestasi pada kompetisi tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ Nasional tidak hanya menghasilkan capaian bagi kafilah. Perhelatan tersebut juga memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Jawa Tengah.

“Catatan penting bahwa perhelatan MTQ ini juga memberikan dampak toleransi yang luar biasa. Bukan hanya umat muslim saja yang menikmati, tetapi seluruh masyarakat Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang. Dampaknya luar biasa, dari segi ekonomi maupun sosial,” ujarnya.

Ia menyebut, rangkaian MTQ Nasional XXXI didatangi lebih dari 250 ribu pengunjung. Berdasarkan data yang disampaikannya, aktivitas selama penyelenggaraan MTQ menghasilkan nilai ekonomi sekitar Rp1,3 triliun.

Taj Yasin juga berharap pengalaman para kafilah dan tamu selama berada di Jawa Tengah dapat mendorong mereka untuk kembali berkunjung.

“Harapannya, mereka sering kembali ke Jawa Tengah, berwisata di Jawa Tengah, menikmati kota-kota yang ada di Jawa Tengah, sehingga pertumbuhan ekonomi juga ikut terbantu,” ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut