Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Harga BBM Berpotensi Turun secara Bertahap Mulai Awal Juli
Advertisement . Scroll to see content

Harga BBM Nonsubsidi Bakal Naik Lagi, Ini Kata Bahlil

Kamis, 24 September 2026 | 08:19 WIB
  • author Taufik Fajar
Harga BBM Nonsubsidi Bakal Naik Lagi, Ini Kata Bahlil
Ilustrasi harga BBM Pertamina. (foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Harga BBM nonsubsidi di Indonesia berpotensi nak lagi imbas gejolak harga minyak dunia. Di mana tercatat, harga BBM nonsubsidi pada 1 dan 2 September 2026 telah naik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, harga BBM nonsubsidi tentu akan mengalami penyesuaian harga. Perubahan harga yang terjadi pada BBM nonsubsidi disebabkan oleh sifatnya yang mengikuti harga pasar.

“Harga BBM nonsubsidi itu akan mengikuti harga pasar. Kalau harga pasar globalnya itu ICP-nya naik, otomatis dia akan naik. Tetapi kalau harga ICP-nya turun, pasti juga dia akan melakukan koreksi,” jelas Bahlil.

Meski harga BBM nonsubsidi berpeluang kembali naik, pihaknya memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) masih terjaga di standar minimal, yakni 18-21 hari, di tengah gejolak geopolitik.

“Yang terpenting sekarang adalah pemerintah memastikan cadangan BBM kita itu ada pada standar minimal, 18-21 hari,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Bahlil, pemerintah juga memastikan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan biosolar tidak akan naik sampai dengan akhir tahun. Kedua hal tersebut merupakan perintah dari Presiden Prabowo Subianto.

Diketahui, Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan militer terhadap sejumlah lokasi di Iran di tengah kebuntuan negosiasi terkait perselisihan mengenai pelayaran di Selat Hormuz, salah satu rute terpenting di dunia untuk pasokan energi dan perdagangan global.

Padahal, kedua belah pihak telah menandatangani nota kesepahaman pada pertengahan Juni lalu. Iran pun membalas dengan melancarkan serangan terhadap fasilitas dan peralatan militer milik AS di negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi.
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut