Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Teras Perwira Hadir di 10 Kota, Bekali 1.400 Mitra dengan Edukasi Bisnis dan Finansial
Advertisement . Scroll to see content

Rompi untuk Teman Tuli dan Edukasi Bahasa Isyarat bagi Mitra Pengemudi di Hari Bahasa Isyarat

Jum'at, 25 September 2026 | 18:36 WIB
  • author Ahmad Antoni
Rompi untuk Teman Tuli dan Edukasi Bahasa Isyarat bagi Mitra Pengemudi di Hari Bahasa Isyarat
Mempelajari bahasa isyarat dalam acara Teras Perwira. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional terasa istimewa bagi teman tuli hingga mitra pengemudi tuli. Mereka mendapatkan edukasi dan layanan yang mudah diakses.

Hal itu dihadirkan dalam semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Kegiatan yang diinisiasi Grab Indonesia itu mencakup edukasi bahasa isyarat bagi 650 Mitra Grab di 6 kota, distribusi 1.000 rompi Teman Setara bagi Mitra Pengemudi Tuli, serta aktivitas pembelajaran inklusif di lingkungan internal Grab. 

Seluruh rangkaian inisiatif ini merupakan bagian dari perjalanan Grab selama hampir 10 tahun dalam merajut rantai inklusivitas tanpa batas, mulai dari memperluas pemahaman inklusif melalui edukasi, menghadirkan fitur dan layanan yang lebih mudah diakses, hingga membuka kesempatan yang lebih setara bagi Teman Tuli untuk berinteraksi, bekerja, dan bertumbuh dalam ekosistem Grab.

 “Selama hampir satu dekade, perjalanan bersama Teman Tuli mengajarkan kami bahwa ekosistem inklusif bukan hanya tentang memberikan akses, tetapi juga memastikan  setiap orang dapat merasa diapresiasi dan menjadi bagian dari interaksi yang setara dalam keseharian,” jelas Richard Aditya, Director of Grab Indonesia, Jumat (23/9/2026).

“Perjalanan bersama Teman Tuli, baik sebagai Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, maupun pelanggan, terus memberikan berbagai pengalaman dan pembelajaran bagi kami. Melalui berbagai ruang interaksi dan edukasi yang telah kami hadirkan, kami ingin memperluas pemahaman bahwa inklusivitas merupakan bagian dari pengalaman bersama dalam ekosistem Grab,” ujarnya.

Berbagai inisiatif berikut, bersama fitur dan layanan inklusif yang telah dihadirkan  menunjukkan bagaimana edukasi, aksesibilitas, dan pemberdayaan saling bertaut untuk mendorong interaksi yang lebih setara di seluruh ekosistem Grab.

Distribusi 1.000 Rompi Teman Tuli dan Edukasi Bahasa Isyarat bagi Mitra Pengemudi

Ratusan Mitra Pengemudi Grab di Medan, Semarang, dan Jakarta mengikuti edukasi bahasa isyarat bersama Teman Tuli melalui rangkaian Kopdar Spesial Hari Bahasa Isyarat. Kopdar merupakan ruang temu bagi Mitra Pengemudi untuk saling berbagi pengalaman, menyampaikan aspirasi, dan membangun interaksi dengan sesama Mitra. 

Pada edisi khusus yang didukung oleh Gerakan untuk Kesejahteraan Tuli Indonesia (GERKATIN), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Koneksi Indonesia Inklusif (Konekin), dan Disability Network (DNetwork) ini, para Mitra mendapat kesempatan untuk mengenal dan mempraktikkan cara berkomunikasi yang lebih inklusif, baik dengan pengguna maupun sesama Mitra.

Melalui kolaborasi Grab dan Indosat, sebanyak 1.000 rompi Teman Setara didistribusikan kepada Mitra Pengemudi Tuli dalam rangkaian Kopdar ini. Produksi rompi inklusif tersebut turut didukung oleh kontribusi pelanggan  melalui pembelian produk IM3 dan Tri di aplikasi Grab. 

Rompi ini dilengkapi dengan ilustrasi bahasa isyarat dasar untuk membantu Mitra dan pengguna membangun interaksi yang lebih nyaman dan tanpa hambatan. Rangkaian kegiatan ini juga menghadirkan Idgitaf, selaku kreator konten dan penyanyi, yang berinteraksi dengan Mitra Pengemudi melalui sesi pembelajaran bahasa isyarat.

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi kami untuk saling belajar dan berbagi pemahaman tentang budaya Tuli, termasuk mengenalkan fitur Grab yang dapat digunakan dalam keseharian. Rompi Teman Setara juga membantu memperlancar komunikasi karena memuat informasi visual yang dapat dilihat penumpang, misalnya untuk memberi arahan kiri atau kanan serta menggunakan isyarat sederhana seperti ‘terima kasih’ dan ‘sama-sama’,” ungkap Imelda Situmorang, Teman Tuli yang juga Mitra Pengemudi Perempuan Grab.

Sepanjang tahun 2025, sebanyak 6.207 Mitra Pengemudi penyandang disabilitas di Asia Tenggara telah memperoleh akses pendapatan dan kesempatan untuk mandiri secara finansial melalui GrabAccess. 

Inisiatif ini dirancang untuk membuka peluang yang lebih setara bagi penyandang disabilitas, termasuk Teman Tuli, agar dapat berpartisipasi dan bertumbuh dalam ekosistem Grab sekaligus mendukung kemandirian mereka.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut