Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tinjau Korban Kebakaran di Jagalan, Wali Kota Agustina Apresiasi Keguyuban Warga
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Landa 10 Hektare Lahan TPA Jatibarang Semarang, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:51 WIB
  • author Ahmad Antoni
Kebakaran Landa 10 Hektare Lahan TPA Jatibarang Semarang, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran melanda lahan seluas kurang lebih 10 hektare di TPA Jatibarang, Kota Semarang, sejak Rabu (30/9) hingga Kamis (1/10). (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Kebakaran melanda lahan seluas kurang lebih 10 hektare di TPA Jatibarang, Kota Semarang. Kebakaran yang berlangsung sejak Rabu (30/9 hingga Kamis (1/10) ini menyasar zona 1 dan 2 sekitar 8 hektare, sedangkan zona 3 seluas 2 hektare.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan berbagai upaya untuk ikut memadamkan kebakaran yang terjadi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang.

Atas kejadian tersebut, BPBD Jateng turut mengerahkan beberapa truk tangki air dan light tower. Penanganan juga melibatkan BPBD Kota Semarang, BPBD Kabupaten Demak, Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, TNI, Polri, PMI, serta sejumlah  relawan.

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik, dengan mengerahkan delapan unit damkar dalam operasi pemadaman per zona, delapan unit penyuplai air, serta alat berat untuk membantu penanganan tumpukan sampah yang terbakar.

Hingga Kamis (1/10) siang, api masih belum padam. Petugas masih terus melakukan upaya-upaya pemadaman. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Berdasarkan data BPBD Jawa Tengah periode 1 Januari hingga 27 September 2026, mencatat 864 kejadian kebakaran di Jateng. Rinciannya, 481 kebakaran hutan dan lahan, serta 383 kebakaran gedung dan permukiman. Data tersebut belum mencakup kejadian kebakaran TPA Jatibarang pada 30 September.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya keterlibatan seluruh komponen masyarakat dalam mencegah dan menangani kebakaran selama musim kemarau.

“Yang jelas kita menggandeng seluruh komponen masyarakat. Tapi yang lebih utama adalah mendidik masyarakat kita,” kata Luthfi seusai Panen Raya Jagung di Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (1/10).

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan maupun meninggalkan lahan saat melakukan pembakaran.

“Tidak boleh sembarangan buang puntung rokok. Kemudian kalau membakar lahan ditungguin, tidak ditinggal dan lain sebagainya,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan kebakaran membutuhkan kerja sama lintas instansi, bahkan dalam kondisi tertentu melibatkan dukungan pemerintah pusat. 
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut