Kabel Listrik Melintang di Jalur Alastua–Semarang Tawang, Sejumlah Perjalanan KA Terdampak
SEMARANG, iNewsSemarang.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan perjalanan kereta api akibat robohnya tiang listrik milik PLN yang menyebabkan kabel melintang dan menghalangi jalur hulu maupun hilir pada petak jalan Alastua–Semarang Tawang, Sabtu (10/10/2026).
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengungkapkan informasi kejadian tersebut diterima petugas pengendali operasi kereta api pada pukul 11.36 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, KAI segera melakukan koordinasi dengan petugas operasional terkait dan PLN untuk mengamankan jalur serta mengatur perjalanan kereta api yang terdampak.
“KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Begitu menerima informasi, petugas segera melakukan langkah pengamanan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Dalam kondisi seperti ini, keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama,” kata Luqman.
Sebagai langkah pengamanan, perjalanan kereta api yang akan melintasi lokasi terdampak diatur untuk menunggu hingga kondisi jalur dinyatakan aman. Penanganan juga dilakukan bersama petugas Jalan dan Jembatan (JJ) serta PLN, termasuk pemotongan kabel yang melintang dan proses evakuasi tiang listrik yang roboh.
Pada pukul 12.00 WIB, jalur hulu petak jalan Semarang Tawang–Alastua dinyatakan aman untuk dilalui. Sementara itu, pada jalur hilir dilakukan pengamanan dengan pemasangan Semboyan 3 atau tidak aman dilewati perjalanan kereta api oleh petugas JJ. Selanjutnya, perjalanan kereta api dijalankan secara bertahap dengan pengaturan operasional sesuai kondisi jalur, termasuk melalui jalur kiri pada petak Alastua–Semarang Tawang.
Gangguan tersebut berdampak pada perjalanan KA 495 Kedungsepur, KA 264 Ambarawa Ekspres, dan PLB 1B Anggrek. Berdasarkan laporan operasional, KA 495 Kedungsepur tercatat mengalami keterlambatan keberangkatan dari Stasiun Alastua selama 63 menit. Sementara itu, KA 264 Ambarawa Ekspres mengalami dampak keterlambatan 11 menit dan PLB 1B Anggrek 12 menit.
Selain itu, pengaturan perjalanan melalui jalur kiri juga berpotensi memengaruhi perjalanan sejumlah kereta api lainnya, yaitu KA Petikemas KP/11007, KA 29B Anjasmoro, PLB 7049 Pandalungan 2, dan KA 269B Matarmaja.
KAI terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan pemantauan terhadap kondisi jalur serta perjalanan kereta api untuk memastikan pengoperasian berlangsung sesuai prosedur keselamatan.
“Kami memahami bahwa gangguan perjalanan dapat memengaruhi rencana perjalanan pelanggan. Untuk itu, kami terus mengupayakan penanganan dan pengaturan perjalanan secara cermat agar operasional dapat berlangsung aman dan layanan kembali berjalan lancar. Terima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan selama proses penanganan berlangsung,” ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni