Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Puncak Kemarau, Kodam IV Diponegoro Siagakan Kekuatan Teritorial Hadapi Karhutla di Jateng-DIY
Advertisement . Scroll to see content

Prajurit Yonif Alugoro-Wirasada Pratista Pulang dari Papua, Pangdam: Saya Bangga Kepada Kalian Semua

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:48 WIB
  • author Ahmad Antoni
Prajurit Yonif Alugoro-Wirasada Pratista Pulang dari Papua, Pangdam: Saya Bangga Kepada Kalian Semua
Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menyambut kepulangan Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 403/Wirasada Pratista dan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 410/Alugoro. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 403/Wirasada Pratista dan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 410/Alugoro kembali ke markas usai menjalankan penugasan operasi selama kurang lebih 12 bulan di wilayah Papua.

Kepulangan dua batalyon Satgas Pamtas disambut dalam upacara yang dipimpin Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin (12/10/2026). 

Kepulangan para prajurit usai bertugas di wilayah Papua momen penuh kebanggaan, terlebih seluruh personel dapat kembali ke pangkalan dalam keadaan sehat dan selamat. "Selamat datang di Semarang, di Kodam IV Diponegoro dan Saya bangga kepada kalian semua. Diponegoro," ujarnya.

Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan rasa bangga melihat para prajurit kembali dengan penuh semangat setelah menuntaskan tugas negara. “Keselamatan seluruh personel hingga kembali ke pangkalan merupakan hal yang patut disyukuri,” ucap Pangdam. 

Pangdam juga mengapresiasi hasil pelaksanaan tugas kedua satgas yang dinilai baik. Pengalaman operasi merupakan kehormatan bagi prajurit infanteri, sekaligus bagian penting dari perjalanan pengabdian yang akan menjadi kenangan dan kebanggaan untuk diwariskan kepada generasi prajurit berikutnya.

Mayjen Achiruddin berpesan agar berbagai kekurangan dan hambatan selama penugasan dijadikan pelajaran berharga untuk meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan di masa mendatang. 

“Kemungkinan penugasan kembali harus disikapi dengan kesiapan dan profesionalisme, karena setiap prajurit TNI dituntut senantiasa siap menjalankan amanah negara,” ujarnya.

Pengalaman yang diperoleh di Papua diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga memperkaya kemampuan satuan dalam melaksanakan tugas berikutnya.

Setelah kembali ke pangkalan, Pangdam menginstruksikan Danyonif 403/WP dan Danyonif 410/ALG untuk segera melaksanakan konsolidasi, termasuk pemeriksaan dan inventarisasi persenjataan, munisi, perlengkapan, serta seluruh materiil sesuai prosedur yang berlaku. 

Para prajurit juga diminta memanfaatkan waktu istirahat dengan baik sebelum kembali menjalani kegiatan satuan. Penyesuaian terhadap lingkungan pangkalan perlu dilakukan secara bertahap, dengan tetap menjaga disiplin, kemampuan, kebugaran fisik, serta sikap profesional dalam kehidupan bermasyarakat.

Menutup amanatnya, Pangdam menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh prajurit di Semarang dan Kodam IV/Diponegoro. Kepulangan ini bukan sekadar berakhirnya penugasan, melainkan juga penegasan atas kehormatan pengabdian yang telah ditunaikan. 

Dengan pengalaman yang telah diperoleh, para prajurit diharapkan kembali memperkuat satuan, menjaga kebanggaan sebagai prajurit infanteri, dan senantiasa siap mengemban tugas negara kapan pun dibutuhkan.


 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut