Menko Polkam Sebut Keamanan Siber Bukan Lagi Pilihan Tetapi Keniscayaan

Ahmad Antoni
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (tengah) bersama Kepala BSSN Letjen TNI Purn Nugroho Sulistyo Budi (depan/kedua kiri) dalam kegiatan BSSN Executive Town Hall 2026 di Depok. Foto: Istimewa

AKARTA, iNewsSemarang.id - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengatakan bahwa inovasi menjadi kunci agar BSSN selalu beradaptasi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta ancaman siber yang terus berkembang.

Hal itu disampaikan Menko Polkam saat menjadi keynote speech pada kegiatan BSSN Executive Town Hall 2026 di Depok, Jawa Barat pada Senin (19/1/2026).

“Sistem apapun yang ada, cara apapun yang akan dipilih, peralatan secangih apapun yang kita punyai semua tergantung pada manusia yang mengoperasionalkan,” ungkap Djamari.

“Oleh sebab itu jangan lengah untuk melakukan pembinaan dan penyiapan SDM kita untuk menghadapi kondisi dan perkembangan situasi global,” ujarnya.

Menurutnya, keamanan Siber merupakan integritas informasi, data, sistem, dan ruang siber yang menjadi tulang punggung kehidupan berbangsa dan bernegara. 

“Keamanan siber bukan lagi pilihan, tetapi keniscayaan. Ini adalah prasyarat mutlak untuk menjaga stabilitas politik, keamanan nasional, dan keberlanjutan pembangunan,” katanya.

Menko Polkam menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepala BSSN Letjen TNI Purn Nugroho Sulistyo Budi beserta seluruh personel BSSN atas penyelenggaraan kegiatan ini. 

Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin awal tahun, tetapi merupakan forum yang sangat penting sekaligus media konsolidasi yang strategis untuk menyatukan visi dan misi, menajamkan arah kebijakan, serta memastikan kesiapan BSSN dalam menghadapi dinamika ancaman siber yang semakin kompleks.

“Saya mengajak seluruh personel dan jajaran BSSN untuk terus menjadi garda strategis bangsa. Jadilah benteng pertahanan Indonesia di Padang Kurusetra baru ini, dengan semangat profesionalisme, responsivitas, integritas, dan inovasi yang tinggi,” jelasnya.

Menko Polkam mengatakan ancaman siber bergerak jauh lebih cepat daripada proses penyusunan regulasi. Tantangan tahun 2026 diperkirakan akan semakin kompleks dengan munculnya serangan berbasis kecerdasan artifisial, quantum computing, hingga penggunaan deepfake untuk disinformasi skala besar.

“Dengan dilandasi semangat kebersamaan, disiplin, serta visi yang sama, saya yakin Indonesia akan menjadi negara yang lebih tangguh, lebih aman, dan lebih berdaulat di era digital, sehingga seluruh potensi sumber daya strategis dapat dikelola sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat dan mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang berdaulat, makmur, dan berkualitas,” ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network