Prajurit Siswa Dikjurtaif TNI AD Gelombang III TA 2025 Resmi Dikukuhkan, Raih Baret Hijau dan Brevet
KLATEN, iNewsSemarang.id - Prajurit siswa pendidikan kejuruan infanteri resmi dikukuhkan dalam Upacara Tradisi Pengukuhan Prajurit Infanteri sekaligus evaluasi serdik dan penyelenggara Dikjurtaif Abit Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang III TA 2025 di Lapangan Candradimuka Dodiklatpur Rindam IV/Diponegoro, Klaten, Jumat (6/3/2026).
Upacara tersebut dipimpin Kabagdik Kolonel Inf Imron Masyhadi yang membacakan amanat Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan.
Dalam amanatnya, Danpussenif menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit siswa atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan sekaligus mengesahkan penggunaan baret hijau dan brevet “Yuddhawastu Pramukha” sebagai identitas prajurit infanteri.
Menurutnya, baret hijau dan brevet tersebut bukan sekadar atribut, melainkan simbol kehormatan dan kualifikasi bagi prajurit infanteri yang memiliki kemampuan tempur untuk mencari, mendekati, dan menghancurkan musuh.
“Sebagai lulusan Dikjurta Infanteri Gelombang III TA 2025, kalian harus mampu membuktikan diri sebagai prajurit infanteri yang profesional,” demikian pesan Danpussenif dalam amanatnya.
Ia menekankan tiga hal penting yang harus selalu dipegang oleh prajurit infanteri, yakni menjaga kepribadian sebagai prajurit TNI AD yang baik, menguasai keterampilan teknik dan taktik pertempuran, serta memelihara kondisi jasmani agar selalu samapta dalam menjalankan tugas.
Danpussenif juga menyampaikan apresiasi kepada Danrindam IV/Diponegoro, Dandodiklatpur, serta seluruh jajaran pelatih dan penyelenggara pendidikan yang telah berhasil mendidik, melatih, dan membentuk prajurit infanteri secara profesional dengan aman dan lancar.
Dalam kesempatan tersebut, Prada Gandhi Putra Digdaya dinobatkan sebagai prajurit siswa terbaik. Ia merupakan putra dari Sri Handayati, seorang karyawan swasta, yang berasal dari Dusun Badongan, Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, disiplin, serta kemampuan yang ditunjukkan selama mengikuti pendidikan.
Upacara tradisi ini menjadi penanda resmi lahirnya prajurit infanteri baru TNI Angkatan Darat yang siap mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
