Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jateng Kerahkan 28.980 Personel Amankan Arus Mudik-Balik Lebaran

Ahmad Antoni
Polda Jateng menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Candi 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Polda Jawa Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Candi 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026

Apel dipimpin Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Ahmad Luthfi didampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat di Lapangan Apel Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis (12/3/2026) sore. 

Turut hadir Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latief Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, unsur Forkopimda Jawa Tengah, serta perwakilan instansi dan stakeholder terkait.

Kegiatan apel ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan arus mudik, perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, hingga arus balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Tengah. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jateng membacakan amanat Kapolri yang menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. 

Operasi kemanusiaan ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai Jumat (13/3) hingga Rabu (25/3/2026), dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Dijeaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan selama masa operasi. Kerawanan tersebut meliputi ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, kenaikan harga maupun kelangkaan bahan pokok dan BBM. 

Selain itu, gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, hingga potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan Operasi tersebut.

Ribuan Personel Disiagakan di 219 Pos Pengamanan
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jawa Tengah mengerahkan total 28.980 personel, yang terdiri dari 22.680 personel Polri dari Polda Jateng dan Polres jajaran serta 6.300 personel gabungan dari berbagai instansi dan dinas terkait. 

Ribuan personel tersebut akan disiagakan di 219 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah, terdiri dari 1 pos terpusat, 18 pos terpadu, 52 pos pelayanan, dan 148 pos pengamanan guna memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik hingga arus balik Lebaran.

Polda Jateng Hadirkan Berbagai Inovasi Pelayanan
Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menyampaikan bahwa selain melakukan pengamanan jalur mudik, Polda Jateng juga menghadirkan berbagai inovasi pelayanan kepada masyarakat guna mendukung perjalanan mudik yang aman dan nyaman. 

Dua program unggulan yang disiapkan yakni Valet Ride bagi pemudik sepeda motor serta layanan digital Chatbot Si Polan yang dapat diakses masyarakat selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

“Program Valet Ride kami siapkan sebagai alternatif perjalanan yang lebih aman bagi pemudik sepeda motor. Sementara itu, chatbot Si Polan akan membantu masyarakat memperoleh berbagai informasi lalu lintas, layanan kepolisian, hingga jalur alternatif selama perjalanan mudik,” jelas Kapolda.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui Call Center 110 serta berbagai fasilitas hospitality yang telah disiapkan di pos pengamanan, pos pelayanan, maupun rest area di sepanjang jalur mudik wilayah Jawa Tengah.

Skema Pengaturan dan Rekayasa Lalu Lintas
Sementara, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama Adhyasastra mengungkapkan bahwa pihaknya bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai skema pengaturan dan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama arus mudik dan arus balik Lebaran. 

Rekayasa lalu lintas tersebut meliputi penerapan one way nasional, sistem ganjil genap, pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga berdasarkan SKB tiga kementerian, serta kemungkinan penerapan one way lokal di sejumlah jalur di Jawa Tengah yang akan disesuaikan dengan dinamika arus lalu lintas di lapangan.

“Saat arus balik nanti kita juga menyiapkan Tol Fungsional di Exit Bawen yang beroperasi mulai pukul 05.00 hingga pukul 17.00 WIB,” jelasnya.

Imbauan Polda Jateng untuk Pemudik
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik demi keselamatan selama di perjalanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang sebelum berangkat, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mengisi bahan bakar secara penuh agar tidak mengalami kendala selama perjalanan. Selain itu, pemudik juga perlu menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri apabila merasa lelah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pemudik untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disediakan petugas di sepanjang jalur mudik.

“Manfaatkan layanan hospitality yang tersedia di pos pengamanan, pos pelayanan maupun rest area di wilayah Jawa Tengah untuk beristirahat apabila merasa lelah, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” tambahnya.

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network