14 Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL di Bekasi Timur, Basarnas: Semua karena Terjepit

Puteranegara Batubara
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. (foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Penyebab 14 korban tewas dalam kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, semuanya karena terjepit.

"Adanya korban baik itu yang kita evakuasi dalam kondisi meninggal hampir semuanya karena terjepit," ungkap Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syafii dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Dia mengatakan, pihaknya juga sudah mengevakuasi lima korban selamat lainnya yang juga dalam kondisi terjepit Lokomotif.

"Begitu juga korban 5 korban yang kita evakuasi dalam kondisi selamat juga dalam kondisi terjepit material," ungkapnya.

Menurut dia, kondisi korban yang banyak terjepit membuat proses evakuasi tidak bisa langsung dilakukan dengan cara menarik Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek. 

Karena, masih ada korban selamat yang harus dievakuasi secara hati-hati agar tidak menimbulkan dampak yang lebih parah bagi korban.

"Sama-sama kita tahu pada saat dua kereta berbenturan dari situ kita sama-sama melihat bahwa lokomotif bisa sampai masuk ke satu gerbong komuter," ujar Syafii.

"Pada saat itu memang ada 5 korban yang masih dalam kondisi terjepit dan harus kita laksanakan kegiatan restriksi atau ekstrikasi sehingga korban bisa kita selamatkan," imbuhnya.

Sementara, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin sebelumnya menyebut jumlah korban secara keseluruhan ada 14 meninggal dunia dan 84 korban luka. 

Saat ini, PT KAI masih membuka posko darurat selama 14 hari ke depan di dua stasiun yakni di Stasiun Gambir dan di Stasiun Bekasi Timur.

Sementara untuk operasional KRL di Stasiun Bekasi Timur saat ini masih belum dibuka. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut mendapatkan penanganan maksimal.

Korban luka telah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network