SEMARANG, iNewsSemarang.id - Ratusan perempuan Buddhis yang tergabung dalam organisasi Wanita Theravada Indonesia (Wandani) mengikuti kegiatan rutin di Vihara Dharma Sasana, Tuntang, Kabupaten Semarang.
Kegiatan yang diikuti perwakilan dari 26 vihara se-Jawa Tengah ini sebagai upaya mempererat persaudaraan sekaligus mempertebal keyakinan (saddha) di kalangan umat Buddha, khususnya para anggota Wandani.
Dalam kegiatan tersebut, Wandani tidak hanya berfokus pada pembinaan spiritual, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan.
Salah satu program unggulan yang diperkenalkan adalah “PREMA”, sebuah wadah bagi perempuan Buddhis untuk memasarkan hasil bumi dan karya kreatif mereka.
“Melalui program ini, para anggota dapat menitipkan produk untuk dijual dalam satu event terpadu, sehingga membuka peluang peningkatan pendapatan,” jelas Ketua Wandani Kabupaten Semarang, Ngatmi, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan dalam kehidupan beragama dan sosial.
Selain itu, Wandani juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti membantu anak-anak kurang mampu dan yatim melalui dana kas organisasi, memberikan doa bagi orang sakit, serta menyelenggarakan pelatihan keterampilan seperti membatik, menjahit, dan pembuatan eco enzyme di wilayah Kabupaten Semarang.
Saat ini, jumlah anggota Wandani di Kabupaten Semarang mencapai sekitar 800 orang. Ke depan, organisasi ini berharap dapat menjalin kerja sama lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah Kabupaten dan Kota Semarang, guna meningkatkan kesejahteraan perempuan, khususnya ibu rumah tangga.
“Melalui berbagai program tersebut, Wandani diharapkan mampu terus berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
