SOLO, iNewsSemarang.id - Jajaran Polresta Surakarta bersama Polsek Laweyan berhasil menggagalkan aksi vandalisme yang dilakukan puluhan remaja di pintu gerbang belakang salah satu SMK di kawasan Manahan, Kota Solo, Jumat (31/7/2026) malam.
Sebanyak 22 remaja yang mengaku sebagai alumni sekolah tersebut diamankan bersama barang bukti belasan kaleng cat semprot (pilox).
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasihumas AKP Lingga Ramadhani membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan pengungkapan bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat Call Center 110.
"Petugas menerima laporan dari warga mengenai adanya sekelompok remaja yang sedang melakukan aksi vandalisme di pintu gerbang salah satu SMK di wilayah Manahan. Laporan itu langsung ditindaklanjuti," kata AKP Lingga, Sabtu (1/8).
Mendapat informasi tersebut, personel piket Pamapta, piket fungsi, Tim Sparta Sat Samapta Polresta Surakarta, serta personel Polsek Laweyan langsung bergerak menuju lokasi.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati aksi vandalisme memang sedang berlangsung. Sebanyak 22 remaja berhasil diamankan. Dari hasil pemeriksaan awal, mereka mengaku merupakan alumni sekolah tersebut.
Kepada petugas, para remaja berdalih aksi coret-coret itu dilakukan sebagai bentuk perayaan hari ulang tahun sekaligus memberikan kejutan kepada sekolah. Namun, kegiatan tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan maupun izin dari pihak guru dan kepala sekolah.
Dalam pengamanan pelaku aksi vandalisme tersebut, polisi juga mengamankan tiga boks berisi 18 cat semprot yang diduga digunakan untuk melakukan aksi vandalisme. Selain itu, 14 unit sepeda motor yang dipakai para remaja menuju lokasi turut diamankan sebagai barang bukti.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
