Bakti Indonesia 2026, Ribuan Warga Nikmati Layanan Gratis Kesehatan hingga Bazar UMKM

Ahmad Antoni
Sejumlah warga memanfaatkan layanan gratis kesehatan dalam kegiatan Bakti Indonesia 2026 di Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang, Sabtu (8/8/2026). (foto: iNewsSemarang.id)

Dia menambahkan, selama tiga hari pelaksanaan, masyarakat memperoleh berbagai layanan kesehatan secara gratis. Ratusan tenaga medis diterjunkan untuk melayani pemeriksaan darah, rekam jantung, pemeriksaan mata dan gigi, tes laboratorium, deteksi kanker, hingga pembagian ribuan paket vitamin sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Di bidang kesehatan jiwa, Bakti Indonesia juga menghadirkan layanan konsultasi psikologi bagi individu maupun keluarga. Masyarakat juga dapat mengikuti berbagai talkshow mengenai kesehatan dan psikologi untuk meningkatkan literasi masyarakat.

Menurutnya, pelayanan yang diberikan bukan sekadar membantu masyarakat selama kegiatan berlangsung, tetapi juga diharapkan menumbuhkan kepedulian sosial. 

"Kami ingin lewat pelayanan yang mereka terima selama Bakti Indonesia berlangsung membawa dampak kesadaran untuk merawat sesama. Menumbuhkan budaya tanggung jawab antarmanusia, karena kebersamaan akan hidup apabila diwujudkan dalam tindakan nyata," ujarnya.

Diketahui, Bakti Indonesia sendiri telah berpindah dari satu rumah ibadah ikonik ke rumah ibadah lainnya sebagai simbol persatuan bangsa. Pada 2023 kegiatan digelar di Masjid Istiqlal Jakarta, lalu berpindah ke Gereja Katedral Jakarta pada 2024, Pura Agung Besakih Bali pada 2025, dan tahun ini berlangsung di Kelenteng Agung Sam Poo Kong Semarang. Penyelenggara juga telah menetapkan Candi Borobudur sebagai lokasi penyelenggaraan Bakti Indonesia 2027.

Seiring perjalanan tersebut, makna gerakan ini juga terus berkembang. Jika pada tahun-tahun sebelumnya lebih menonjolkan kolaborasi lintas agama, kini Bakti Indonesia berkembang menjadi kolaborasi lintas berbagai elemen masyarakat. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Bakti Indonesia ke-4, Jovita Navy Setyawati menambahkan, kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi serta dukungan lintas sektor yang semakin luas ini menjadi pertanda yang menggembirakan. 

“Bahwasanya merawat keberagaman tidak lagi dipandang sebagai tanggung jawab satu agama, satu organisasi, atau satu kelompok saja, melainkan sebagai ikhtiar bersama untuk menjaga Indonesia tetap satu,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network