10.000 Dosis Vaksin Gratis Disiapkan untuk Cegah Rabies Masuk Jawa Tengah

Ahmad Antoni
Ilustrasi vaksinasi rabies terhadap kucing (Foto: dok. Pemprov Jakarta)

JTaj Yasin menekankan, bahwa pencegahan harus menjadi prioritas. Menurutnya, langkah vaksinasi secara masif merupakan bagian dari upaya membangun perlindungan sejak awal, bukan hanya menunggu munculnya kasus untuk kemudian ditangani.

Ia berharap, gerakan vaksinasi rabies dengan dukungan 10.000 dosis tersebut dapat memperkuat kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan hewan, komunitas pecinta hewan, serta masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defrnsisco Dasilva Tavares mengatakan, penyediaan vaksin gratis tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan perlindungan terhadap hewan sekaligus mencegah ancaman rabies terhadap masyarakat.

Menurutnya, vaksinasi menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan status Jawa Tengah yang telah dinyatakan bebas rabies sejak 1997. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat terdapat risiko masuknya kembali penyakit tersebut ke Jawa Tengah.

Sementara itu, para pemilik hewan menyampaikan terima kasih terhadap program vaksin gratis yang diadakan Pemprov Jateng. "Kalau mandiri lumayan harganya, 300-an ribu," kata Septi, warga yang membawa anjing  tekel dan golden collie  miliknya untuk ikut vaksin gratis.

Hal senada disampaikan Rahma, yang membawa dua kucing ras Persia untuk mendapatkan vaksin dalam event tersebut. "Senang sekali karena gratis," ujarnya
 

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network