SEMARANG, iNewsSemarang.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pentingnya pendidikan, inovasi, dan pembelajaran sepanjang hayat di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Penekanan itu disampaikan Airlangga saat memberikan Kuliah Umum dan Penyerahan Beasiswa Dewan Penyantun Pendidikan 2026 di Kamus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Gunungpati, Kota Semarang, Jumat (9/10/2026).
“Dunia saat ini tengah memasuki fase revolusi industri yang ditandai dengan perkembangan AI, komputasi digital, dan semikonduktor,” kata Airlangga.
Sebab itu, dia mendorong mahasiswa untuk menguasai teknologi digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan semikonduktor untuk menghadapi perubahan ekonomi global.
Menurutnya, penguasaan teknologi dan penguatan sumber daya manusia menjadi kunci bagi Indonesia guna meningkatkan daya saing dan mencapai target menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2045.
"Jadi, adik-adik (mahasiswa) nantinya akan menikmati masa keemasan Indonesia pada 2045. Hari ini kita menjadi negara nomor 16 di dunia. Tetapi nanti, pada saat adik-adik mulai bekerja, mungkin ada yang menjadi entrepreneur, peneliti, maupun pejabat pemerintahan, ekonomi Indonesia bisa menjadi ekonomi nomor empat di dunia," ungkapnya.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam memanfaatkan peluang tersebut. Oleh sebab itu, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan formal, tetapi juga perlu terus meningkatkan keterampilan sesuai perkembangan zaman.
Menko Airlangga mengatakan, pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem semikonduktor dan AI agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mampu mengambil peran dalam rantai pasok teknologi global.
Unnes Salurkan Beasiswa Rp3,38 Miliar ke 530 Mahasiswa
Sementara itu, Dewan Penyantun Pendidikan (DPP) Unnes menyalurkan beasiswa total Rp 3,38 Miliar kepada 530 mahasiswa dari kalangan kurang mampu.
Penyerahan Beasiswa DPP dilakukan langsung oleh Pembina DPP Unnes yang juga Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Bersama Rektor Unnes Prof Dr S Martono MSi di Kampus Unnes Gunungpati, Jumat (9/10).
“Untuk tahun ini beasiswa DPP yang disalurkan mencapai Rp3,38 Miliar untuk 530 mahasiswa. Pada tahun lalu beasiswa yang disalurkan Rp 2,8 Miliar, jadi nominalnya selalu naik,” ujar Prof Martono.
DPP Unnes sendiri berisi 18 anggota yang terdiri dari para pengusaha. Mereka memberikan beasiswa dalam bentuk CSR. Sementara, para mahasiswa penerima beasiswa yakni dari kalangan mahasiswa kategori 1 dan kategori 2.
“Kategori 1 itu para mahasiswa yang UKT-nya Rp 500.000 per semester dan kategori 2 UKT-nya Rp 1.000.000 per semester. Kita tanggung UKT-nya sampai semester 8,” sebutnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
