get app
inews
Aa Text
Read Next : Prihatin Kondisi Ekonomi Dalam Negeri, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini

45 Mahasiswa Teknik Mesin Unnes Ikuti Riset Teknologi Hijau di Malaysia, Ini Objek yang Diteliti

Kamis, 09 Juli 2026 | 06:40 WIB
header img
45 mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik Unnes diberangkatkan ke Malaysia untuk mengikuti joint research tentang teknologi hijau. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Sebanyak 45 mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (Unnes) diberangkatkan ke Malaysia untuk mengikuti joint research tentang teknologi hijau.

Selama mengikuti riset, mereka akan berkolaborasi dengan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA). Objek yang diteliti terkait teknologi masa depan, yaitu energi terbarukan (renewable energy) dan komposit berbahan serat alam (natural fiber composites). 

Setelah mengikuti riset kolaborasi, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman riset internasional yang mendukung pengembangan inovasi teknologi berkelanjutan. Teknologi tersebut diharapkan dapat dikembangkan untuk mendukung Pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Wakil Dekan Bidang Bisnis, Riset, dan Kerja Sama FT UNNES, Rusiyanto, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti program tersebut.

“Kami berharap 45 mahasiswa Teknik Mesin ini tidak hanya menyerap pengetahuan dan teknologi hijau terkini di UMPSA, tetapi juga mampu menghasilkan luaran riset bersama yang inovatif dan bereputasi,” katanya, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, FT Unnes sangat mendukung transisi energi global dan pengembangan material ramah lingkungan yang sejalan dengan target SDGs. Selain itu, program yang diikuti mahasiswa diharapkan dapat memperkuat kapasitas mahasiswa di tingkat internasional.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut