"Ini yang saya takutkan. Sejak awal saya selalu mengingatkan kepada pemain bahwa Persiraja memang belum pernah menang dalam empat pertandingan, tapi mereka bisa mencetak gol meski dalam kekalahan. Tadi terbukti," ungkap Widodo.
"Situasi seperti ini tentu membuat saya sangat sedih. Apalagi para pemain, fans, dan suporter, pasti juga merasakan kekecewaan yang sama," ungkapnya.
Meksi demikian, WCP-panggilan akrabnya, mengingatkan bahwa perjalanan kompetisi masih panjang. PSIS baru melakoni lima dari total 27 pertandingan sehingga tim harus segera bangkit dan melakukan evaluasi.
"Ini baru pertandingan kelima dari 27 pertandingan. Tidak ada kata terus bersedih, kami harus bangkit. Ini PSIS, tidak ada kata menyerah. Evaluasi pasti ada," ujar mantan striker Timnas Indonesia ini.
Sisi lain, Widodo juga meminta seluruh elemen PSIS tetap menjaga semangat. Dia berharap kekalahan ini menjadi bahan pembelajaran agar tim mampu tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya.
"Kita harus tetap semangat, bukan hanya pemain, tetapi juga seluruh pendukung PSIS. Mari bersama-sama berjuang agar bisa lolos ke Liga 1," pintanya.
Kapten PSIS, Komang Tri, juga mengaku kecewa atas kekalahan di kandang sendiri Namun, ia tetap mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya yang berusaha memberikan perlawanan meski jumlah pemain berkurang.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
