Karhutla di Lereng Gunung Sumbing, Kapolda Jateng Pastikan Pelokalisiran dan Dorong Water Bombing

Ahmad Antoni
Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan saat meninjau lokasi kebakaran di lereng Gunung Sumbing, Rabu (21/10/2026). (foto: istimewa)

Sementara itu, Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja menambahkan, penetapan status tanggap darurat diambil bersama Pemerintah Daerah mengingat luasnya dampak kebakaran yang telah melampaui 100 hektare, sehingga membutuhkan percepatan dukungan perbantuan.

Berdasarkan data Polres Wonosobo, total area terdampak diperkirakan mencapai 306 hektare, dengan 140 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan. Saat ini tim memfokuskan penanganan pada dua hamparan titik api aktif seluas 90 hektare dan 70 hektare.

“Sebanyak 180 personel yang terbagi dalam enam peleton kami sebar ke titik-titik kritis, seperti kawasan Banyumudal. Selain membuat sekat bakar (firebreak), kami juga dibantu warga petani setempat yang mengerahkan mesin pompa steam air untuk membasahi area rawan,” jelas Kapolres.

Kapolda Jateng mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pengelola kawasan Perhutani untuk meningkatkan disiplin serta tidak melakukan pembersihan lahan (land clearing) dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta mematuhi penutupan jalur pendakian hingga situasi dinyatakan benar-benar aman.
 

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network