Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hindari Minum Kopi dan Teh Terlalu Panas, Risiko Kanker Kerongkongan
Advertisement . Scroll to see content

Amerika Umumkan Darurat Kesehatan Wabah Monkeypox

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 20:31 WIB
  • author Dian Awaliyah
Amerika Umumkan Darurat Kesehatan Wabah Monkeypox
Ilustrasi Virus Cacar Monyet (Foto : Pixabay)

AMERIKA, iNewsSemarang.id - Pemerintah Amerika umumkan darurat kesehatan wabah Monkeypox, seiring terjadinya peningkatan kasus.

Kegagalan Amerika dalam pemberian vaksinasi yang dinilai lambat. Serangkaian kelalaian lain dalam penanganan wabah juga menjadi penyebab naiknya angka kasus monkeypox.

"Kami siap mengambil tindakan serius terhadap penanganan wabah ini," Kata Sekretariat Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan AS Xavier Becerra saat deklarasi dikutip STAT News, Jumat (5/8).

Putusan ini diambil dua minggu setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa, cacar monyet atau monkeypox harus menjadi perhatian dunia.

Monkeypox pertama kali terdeteksi di Inggris pada pertengahan Mei lalu. Sampai sekarang tercatat telah mencapai 26 ribu kasus dari 80 negara di dunia.

Diketahui, pemerintah Amerika telah mengantongi kekuatan untuk memanfaatkan dana federal sebagai respons dari penetapan darurat kesehatan wabah Monkeypox.

"Ini sebagai upaya untuk meningkatkan pesan yang lebih serius dari sebelumnya. Sebab, banyak profesional kesehatan belum melihat kasus cacar monyet perlu penanganan lebih serius, bahkan belum jelas cara mengujinya," jelas Tom Inglesby, Direktur Pusat Keamanan Johns Hopkins.

Tom menambahkan, Dengan penetapan status tersebut kesehatan masyarakat terhadap penyebaran wabah monkeypox lebih diprioritaskan. Begitupula dengan pengujiannya.

(Mg - Awal)

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut