Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Siap-Siap! Pembelian Pertalite Akan Dibatasi
Advertisement . Scroll to see content

Kementerian ESDM Uji Kandungan Pertalite Usai Disebut Lebih Boros, Simak Hasilnya

Kamis, 06 Oktober 2022 | 12:12 WIB
  • author Mohammad Rizky Fauzan
Kementerian ESDM Uji Kandungan Pertalite Usai Disebut Lebih Boros, Simak Hasilnya
Kementerian ESDM menguji standar dan mutu pertalite yang disebut lebih boros . Foto : dok iNews

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Beredar di kalangan pengguna kendaraan bahwa pertalite setelah mengalami kenaikan harga disebut lebih boros dari sebelumnya. Pemerintah pun menindaklanjuti  atas isu yang berkembang luas tersebut.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) lantas menguji  standar dan mutu pertalite yang beredar di pasaran  setelah viral isu mengenai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menjadi lebih boros.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadj mengatakan, pihaknya sudah meminta Lemigas menghimpun sejumlah sampel Pertalite dari sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta.

Pada Tahap awal, Lemigas telah mengambil sampel dari 6 SPBU, yakni SPBU Lenteng Agung, SPBU di Taman Mini sebanyak 2 SPBU, SPBU Abdul Muis, SPBU di Sunter, dan SPBU di S. Parman. Sampel Pertalite tersebut kemudian diuji di Balai Besar Pengujian Migas Lemigas Direktorat Jenderal Migas.

“Dengan prosedur dan standar pengujian yang baku untuk 19 parameter uji,” kata dia dalam keterangannya, dikutip Kamis (6/10/2022).

Hasil dari pengujian sampel di 6 SPBU tersebut,  Pertalite telah memenuhi standar dan mutu (spesifikasi) BBM jenis bensin RON 90 yang dipasarkan di dalam negeri sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Migas No. 0486.K/10/DJM.S/2017.

“Dengan ini tidak terindikasi adanya batasan mutu off-spec. Semuanya on-spec,” ujarnya.

Dia menuturkan, pemerintah akan melanjutkan pengawasan terhadap standar dan mutu BBM untuk mendapatkan kepastian mutu BBM di dalam negeri, dengan memperhatikan perkembangan teknologi, kemampuan produsen, kemampuan dan kebutuhan konsumen, keselamatan, dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan hidup.

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut