Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seluruh Prajurit TNI Siaga 1, Berikut Isi Lengkap Telegram Instruksi Jenderal Agus Subiyanto
Advertisement . Scroll to see content

Pimpin Misa di Malam Natal, Paus Fransiskus Prihatin Penderitaan Akibat Perang

Minggu, 25 Desember 2022 | 16:39 WIB
  • author Ahmad Islamy Jamil
Pimpin Misa di Malam Natal, Paus Fransiskus Prihatin Penderitaan Akibat Perang
Paus Fransiskus, pemimpin Umat Katolik saat menyampaikan pidato di Misa malan Natal. Foto : REUTERS

VATICAN CITY, iNewsSemarang.idPaus Fransiskus memimpin umat Katolik jelang Natal pada Sabtu (24/12/2022) malam, waktu Vatikan. Dalam kesempatan itu, dia menyinggung soal dampak perang dan berbagai konflik di dunia yang membuat rakyat sengsara dan ikut jadi korban.

Ketika memimpin Misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus, Paus Fransiskus menyampaikan homili (pidato) di hadapan sekitar 7.000 jemaat yang hadir di sana. Sementara sekitar 4.000 orang lainnya berpartisipasi di luar Lapangan Santo Petrus.

 “Para laki-laki dan perempuan di dunia kita, dalam kelaparan mereka akan kekayaan dan kekuasaan, bahkan memakan tetangga mereka, saudara laki-laki dan perempuan mereka,” kata paus.

“Berapa banyak perang yang telah kita saksikan! Dan di berapa banyak tempat, bahkan hari ini, martabat dan kebebasan manusia diperlakukan dengan hina!” ujar pemimpin agama Katolik itu.

Sejak Rusia melancarkan agresi militer terhadap tetangganya, Ukraina, pada Februari lalu, Paus Fransiskus berulang kali menyampaikan sikapnya menentang perang di hampir setiap acara publik. Setidaknya dua kali seminggu, dia mencela tindakan Rusia, yang dia sebut sebagi kekejaman dan agresi yang tidak beralasan.

Kendati demikian, paus tidak secara khusus menyebut Ukraina pada malam Natal.

 “Seperti biasa, korban utama dari keserakahan manusia ini adalah yang lemah dan rentan,” katanya.

“Dunia yang rakus akan uang, kekuasaan, dan kesenangan... Saya pikir di atas semua anak-anak yang dilahap oleh perang, kemiskinan dan ketidakadilan,” ujarnya.

Awal bulan ini, paus mendesak para pengikutnya untuk mengurangi pengeluaran mereka untuk perayaan dan hadiah Natal.

Sebagai gantinya, dia meminta mereka menyisihkan uang dan mengirimkannya ke Ukraina untuk membantu warga di negara bekas Uni Soviet itu melewati musim dingin. Paus baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-86 pada pekan lalu. (mg arif)

Editor: Maulana Salman

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut