Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Demo di Semarang Kembali Ricuh, Aparat Bertindak Represif hingga Intimidasi Jurnalis
Advertisement . Scroll to see content

Ricuh! Demo Tolak UU Cipta Kerja di Semarang Diwarnai Tembakan Gas Air Mata

Kamis, 13 April 2023 | 19:42 WIB
  • author Arni Sulistiyowati
Ricuh! Demo Tolak UU Cipta Kerja di Semarang Diwarnai Tembakan Gas Air Mata
Aksi demo tolak UU Cipta Kerja di Semarang sempat diwarnai kericuhan hingga tembakan gas air mata. (Foto: Instagram @aksikamisansemarang)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Semarang menggelar aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (13/4/2023). Aksi demo tersebut sempat diwarnai kericuhan hingga tembakan gas air mata.

Massa aksi mulanya mendatangi kantor Gubernur Jateng sekira pukul 15.00 WIB. Mereka datang meneriakkan tuntutannya dengan mengenakan jas almamater dari berbagai kampus di antaranya Undip, Unnes, Unissula dan UIN Walisongo Semarang.

Kericuhan bermula ketika massa aksi menginjak dan merusak pagar kawat berduri yang disiapkan polisi. Alhasil, polisi pun akhirnya membuat barikade berhadapan dengan mahasiswa yang membuat keadaan semakin memanas hingga kedua pihak sempat terlibat aksi saling dorong. Massa aksi mendorong barikade polisi ke arah gerbang kantor Gubernur.

Lemparan-lemparan botol juga sempat dilakukan. Massa aksi yang terus mendesak membuat gerbang depan kantor Gubernur Jebol.

Polisi dengan terpaksa mengerahkan gas air mata untuk menyemprot massa agar segera mundur. Massa aksi sempat kocar-kacir terkena semprotan gas air mata. Namun, mereka justru berpindah ke gerbang Pemprov Jateng yang berada di sebelah utara dan masih berusaha untuk masuk ke dalam gedung. Aksi kejar-kejaran antara massa aksi dengan aparat kepolisian pun tak bisa terbendung.

Selain merobohkan gerbang, massa aksi juga sempat membakar ban.

"Mari kawan-kawan kita tidak perlu takut berhadapan dengan aparat-aparat di sana, kita sudah sepakat membela hal yang benar di sini kita sepakat membela rakyat-rakyat sipil," ujar salah satu orator aksi, Kamis (13/4/2023).

 

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut