Kontroversi Siwi Widi Purwanti, Disebut Jadi Gundik Petinggi Garuda hingga Terima Suap Pejabat Pajak

SEMARANG, iNews.id –Siwi Widi Purwanti kembali muncul menjadi perbincangan, setelah disebut menerima aliran dana dari Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan pejabat Ditjen Pajak Wawan Ridwan sebesar Rp 648 juta. Bahkan eks pramugari Garuda itu telah berjanji akan mengembalikan uang yang dia terima kepada Komisi Pemberantasan Korupsi KPK.
Keterangan rencana pengembalian uang itu disampaikan oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, di Jakarta, Jumat (28/1/2022), seraya menegaskan bahwa pengembalian uang oleh Siwi Widi tidak lantas menghapus unsur TPPU yang menjerat Wawan Ridwan.
"Tentu tidak (menghapus pidana). Jadi begini, kooperatifnya seseorang itu atau pun dia mengembalikan hasil tindak pidana korupsi itu tidak berpengaruh terhadap pembuktian unsur-unsur pasal," tuturnya.
Diketahui sebelumnya, terungkap adanya aliran dana pencucian uang Wawan Ridwan kepada sejumlah pihak. Salah satu yang kecipratan uang diduga hasil suap Wawan Ridwan yakni, mantan pramugari cantik PT Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti.
Siwi Widi Purwanti (kiri) dan eks Pejabat Ditjen Pajak Wawan Ridwan (kanan). Siwi Widi disebut-sebut telah menerima uang dari Muhammad Farsha Kautsar, anak Wawan Ridwan. Ayah dan anak itu didakwamelakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Foto: Ist
Keterangan itu terungkap dalam surat dakwaan tim jaksa KPK terhadap Wawan Ridwan. Dalam surat dakwaan Wawan Ridwan, terungkap adanya transfer uang sebanyak 21 kali kepada Siwi Widi dengan nilai total keseluruhan sebesar Rp647.850.000 (Rp647 juta).
Siwi Widi disebut-sebut merupakan teman dekat dari anak kandung Wawan Ridwan, Muhammad Farsha Kautsar. Farsha Kautsar sendiri didakwa turut bersama-sama dengan ayahnya, Wawan Ridwan melakukan pencucian uang.
Uang yang disamarkan atupun dialirkan Wawan Ridwan diduga berasal dari suap dan gratifikasi terkait pengurusan rekayasa nilai pajak para wajib pajak. Wawan didakwa bersama sejumlah pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menerima suap miliaran rupiah terkait rekayasa nilai pajak.
Tuduhan Jadi Gundik Petinggi Garuda
Sebelumnya, nama Siwi Widi pernah muncul ke publik karena salah satu postingan akun twitter @digeeembok. Pemilik akun tersebut menyebut Siwi Widi sebagai wanita simpanan atau 'gundik' salah satu petinggi di PT Garuda Indonesia.
Isu tersebut naik ke permukaan usai eks Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Ari Askhara Danadiputra ditangkap terkait penyelundupan onderdil motor Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal.
Siwi Widi Purwanti didampingi pengacara Elza Syarief melaporkan akun twitter @digeembok yang menyebutnya dirinya menjadi gundik Direktur Human Capital Garuda Indonesia, Heri Akhyar. Foto: IST
Siwi Widi kemudian melaporkan akun tersebut ke polisi. Dia didampingi pengacaranya Elza Syarief melaporkan akun tersebut ke Polda Metro Jaya, pada 28 Desember 2019. Dalam laporannya, Siwi merasa namanya telah dicemarkan dengan tuduhan tidak berdasar dari akun twitter tersebut.
Polisi kemudian memeriksa para saksi, 8 diantaranya pegawao Garuda Indonesia dan kolega Siwi Widi. Pemeriksaan sudah berjalan, namun pada 10 Juli 2020 Siwi malah mencabut laporan tersebut. Tidak diketahui secara pasti apa alasan Siwi batal mempolisikan akun yang menyebutnya gundik bos Garuda.
Editor : Sulhanudin Attar