Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 25.000 Penari Dug Dug Der Semarangan Pecahkan Rekor Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Semarang, Diduga Dibunuh

Jum'at, 18 Oktober 2024 | 12:35 WIB
  • author Eka Setiawan
Kronologi Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Semarang, Diduga Dibunuh
Ilustrasi Pembunuhan. Foto: Istimewa

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Kronologi seorang wanita bernama Robiawul Adawiyah (28), warga Kabupaten Grobogan ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kos, kawasan Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang.

Korban diduga dibunuh, karena beberapa warga sempat melihat seorang pria keluar dari kamar korban dengan membawa pisau dari kos khusus putri tersebut.

Peristiwa berdarah itu terjadi di rumah kos di Jalan Peterongan nomor 27, Kelurahan Peterongan, Kecamatan Semarang Selatan. Kamar kos korban tergeletak di lantai 2, dan saat kejadian terdengar teriakan dari kamar kos korban. “Tetangga kos sempat mendengar ada teriakan,” kata Ketua RT setempat, Joko Wahyudi, Jumat (18/10/2024). 

Seorang laki-laki tak dikenal, sebut ketua RT, itu berdasarkan informasi beberapa tetangga kos dan warga keluar dari kamar korban, membawa pisau dan pergi meninggalkan TKP. Korban saat dicek, posisinya sudah tergeletak bersimbah darah.

Korban bekerja sebagai petugas call center salah satu perusahaan. Hal tersebut diungkap oleh Faisal, pemilik kos.

Sudah empat tahun di sini, belum pernah ada ribut-ribut sebelumnya,” kata dia. Lokasi pembunuhan itu adalah kos putri dengan tamu terbatas alias lawan jenis tidak diperbolehkan masuk. 

Dari rekaman CCTV di sana, diduga pelaku terlihat memanjat pagar rumah sebelah, sebelum ke balkon lantai 2 kos itu. Sementara di TKP, petugas medis sempat mendatanginya. Namun, saat dicek, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara Semarang sekira pukul 02.15 WIB. “Kasusnya masih ditangani Polrestabes Semarang,” ujar Kapolsek Semarang Selatan Kompol Sucipto.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut