Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 3.925 Alumni Smansa Semarang Cetak Rekor Reuni Akbar Berbusana Adat Nusantara Terbanyak
Advertisement . Scroll to see content

25.000 Penari Dug Dug Der Semarangan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:29 WIB
  • author Ahmad Antoni
25.000 Penari Dug Dug Der Semarangan Pecahkan Rekor Dunia
Puluhan ribu penari terlibat dalam kegiatan Menari Dug Dug Der Semarangan Terbanyak yang di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Minggu (9/8/2026). (Foto: iNewsSemarang.id)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Sebanyak 25.000 penari dari berbagai unsur masyarakat Kota Semarang berhasil memecahkan Rekor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) melalui kegiatan Menari Dug Dug Der Semarangan Terbanyak di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Minggu (9/8/2026).

Prestasi ini sekaligus memecahkan rekor sebelumnya sebanyak 24.000 penari, sehingga terjadi peningkatan sebanyak 1.000 penari.

Keberhasilan tersebut dinilai menjadi momentum bersejarah bagi Kota Semarang dalam mengangkat seni dan budaya lokal ke panggung nasional sekaligus menunjukkan besarnya semangat masyarakat dalam melestarikan budaya daerah.

Kegiatan tari kolosal diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, antara lain ASN, TNI, Polri, pelajar, mahasiswa, komunitas seni, LSM, hingga masyarakat umum.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, dengan Pemkot Semarang dan KORPRI Kota Semarang sebagai penyelenggara serta Museum Gubug Wayang (MGW) sebagai penyelenggara pendukung.

Ketua Umum Leprid, Paulus Pangka mengatakan bahwa pencatatan rekor bukan sekadar persoalan jumlah peserta, tetapi harus memiliki nilai inspiratif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Rekor sebelumnya sebanyak 24.000 penari dan hari ini berhasil ditingkatkan menjadi 25.000 penari. Artinya, ada tambahan 1.000 penari. Namun, bagi Leprid, yang lebih penting bukan sekadar penambahan angka, melainkan semangat masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya Semarang,” katanya.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut