Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana Championship, Presiden Klub: Tetap Konsisten dan Disiplin
Advertisement . Scroll to see content

Akhir Tragis Perjalanan PSIS Semarang di Liga 1 2024-2025: Terdegradasi dengan Status Juru Kunci

Senin, 26 Mei 2025 | 09:07 WIB
  • author Ahmad Antoni
Akhir Tragis Perjalanan PSIS Semarang di Liga 1 2024-2025: Terdegradasi dengan Status Juru Kunci
Perjalanan PSIS Semarang mengarungi kompetisi Liga 1 2024-2025 berakhir tragis. Skuad Mahesa Jenar harus turun kasta ke Liga 2 musim 2025-2026. (foto A.Antoni)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Perjalanan PSIS Semarang mengarungi kompetisi Liga 1 2024-2025 berakhir tragis. Skuad Mahesa Jenar harus turun kasta ke Liga 2 musim 2025-2026.

Ironisnya, PSIS tergedradasi dengan menyadang status sebagai juru kunci klasemen akhir Liga 1 2024/25 dengan hanya mengoleksi 25 poin dengan memainkan 34 laga (6 menang, 7 seri, 21 kalah). 

Catatan buruk lainnya, Septian David Maulana dkk tak pernah menang dalam 14 pertandingan beruntun. Pada laga terakhirnya atau pekan ke-34 Liga 1 2024/25, PSIS yang bermain di kandang sendiri di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (24/5) menyerah 1-2 dari PS Barito Putera.

Ya, sepanjang Liga 1 2024/25 ini, PSIS Semarang menjalani kompetisi dengan beragam  kendala yang mengadang sehingga cukup signifikan memengaruhi fokus dan performa pemain. 

Kendala itu di antaranya keterlambatan gaji pemain dan official hingga memantik aksi dua kelompok suporternya yakni Panser Biru dan Snex. Kedua suporter pun kompak melakukan aksi boikot sepanjang laga kandang PSIS di Stadion Jatidiri.

Parahnya, panitia pelaksana (panpel) memutuskan beberapa laga kandang PSIS di Stadion Jatidiri digelar tanpa penonton. 

Atas rentetan permasalahan tersebut, suporter PSIS menuntut manajemen mundur termasuk CEO PSIS untuk mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas performa dan prestasi PSIS yang jeblok di musim ini.

Sementara, CEO PSIS Yoyok Sukawi akhirnya angkat bicara terkait performa PSIS yang merosot tajam hingga terjun ke kasta Liga 2. Dalam Official Statement yang diunggah melalui Instagram pribadinya, Yoyok menyampaikan permohonan maaf dan bertanggungjawab atas performa tim PSIS.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut